Karnaval TK/RA tingkat Kecamatan Maritengngae berlangsung meriah, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang diikuti 31 TK/RA dan kelompok bermain (KB) se-Kecamatan Maritengngae tersebut mengusung tema “Semarak Kemerdekaan Menuju Sidrap Maju dan Sejahtera”.
Salah satu peserta, Raudhatul Athfal (RA) As Salman Wira Lipu Takkalasi, tampil atraktif dengan mengangkat potensi pertanian Desa Takkalasi sebagai tema karnaval. Desa tersebut dikenal dengan keberhasilan penerapan Indeks Pertanaman (IP) 300.
Peserta laki-laki tampil mengenakan pakaian khas petani, lengkap dengan cangkul dan miniatur handtraktor. Mereka juga membawa hasil panen padi sebagai simbol keberhasilan IP 300 di Takkalasi.
Sementara itu, peserta perempuan mengangkat keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menjadi salah satu bagian dari kehidupan pertanian masyarakat Takkalasi. Mereka tampil mengenakan kebaya dan sarung.
Yang menarik, rangkaian karnaval juga diisi prosesi panen raya jagung Syngenta yang dilakukan Bunda PAUD Kecamatan Maritengngae, Hj. Haslindah Syaharuddin, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Maritengngae.
Pembina Yayasan Pendidikan As Salman Wira Lipu Takkalasi, Amannang Saily Endeng, mengatakan tema pertanian sengaja diusung untuk mendukung program Bupati Sidrap melalui konsep tanam, panen, dan hilirisasi.
“Tema ini sengaja kami usung untuk mendukung program Bapak Bupati, yakni tanam, panen, hilirisasi, dengan menghadirkan padi hasil panen raya IP 300 serta jagung hasil panen raya,” tuturnya.
Selain RA As Salman Wira Lipu Takkalasi, sejumlah peserta dari 31 TK/RA juga mengangkat tema pertanian dengan konsep yang beragam.
Sementara itu, RA Qiraah yang juga berada di bawah Yayasan Pendidikan As Salman Wira Lipu mengusung tema buah-buahan. Tema tersebut diangkat sebagai gambaran potensi Sidrap ke depan untuk berkembang sebagai salah satu daerah sentra penghasil buah-buahan.
Karnaval ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengenalkan potensi daerah melalui berbagai tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI