Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi bahaya judi online bagi siswa SMAN 7 Sidenreng Rappang, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai dampak negatif judi online terhadap moral, kesehatan mental, hubungan sosial, hingga kondisi finansial.
Program kerja tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kepada pelajar agar lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital dan terhindar dari praktik perjudian berbasis internet yang kian marak.
Kegiatan dibawakan oleh Nopriadi Pongsitammu, mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Unhas dari Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sistem Perkapalan.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pengertian judi online, faktor-faktor yang membuat remaja rentan terjerumus, berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Materi yang disampaikan menekankan bahwa judi online tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat memengaruhi karakter, mengganggu kesehatan mental, merusak hubungan sosial, serta menurunkan semangat dan prestasi belajar.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta. Siswa mengikuti penyampaian materi dengan antusias, aktif berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait bahaya judi online dan cara menghindarinya.
Kepala sekolah, Syaifuddin, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan edukasi tersebut. Menurutnya, remaja perlu dibekali pemahaman yang kuat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan instan yang ditawarkan melalui judi online.
"Anak-anak sekalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan yang cerah. Jangan pernah tergoda dengan iming-iming keuntungan instan dari judi online karena pada kenyataannya hanya akan membawa kerugian,” katanya.
Syaifuddin menambahkan, judi online tidak hanya menghabiskan uang, tetapi juga dapat merusak karakter, menurunkan prestasi belajar, mengganggu kesehatan mental, serta menghancurkan masa depan.
“Gunakan teknologi secara bijak sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Raihlah cita-cita melalui kerja keras, kejujuran, dan disiplin, karena kesuksesan sejati tidak pernah diperoleh melalui jalan pintas," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap para siswa semakin memahami risiko judi online dan mampu membentengi diri dari berbagai bentuk perjudian digital.
Selain itu, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan turut mengedukasi orang lain mengenai bahaya judi online serta pentingnya memanfaatkan teknologi secara positif, sehat, dan bertanggung jawab.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI