Bukan sekadar mendengarkan materi, murid UPT SD Negeri 6 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diajak terlibat langsung dalam pengalaman belajar yang menyenangkan.
Dengan sikat gigi di tangan, para murid dengan semangat mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar sebagai langkah awal membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Aksi tersebut merupakan bagian dari program “SENYUM SEHAT: Edukasi dan Simulasi Teknik Menyikat Gigi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa Sekolah Dasar” yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin, Rabu (22/7/2026).
Sebanyak 30 siswa gabungan kelas VI A dan VI B mengikuti kegiatan yang dipandu oleh Sri Mulyana Citra Lestari Rustam, mahasiswa Universitas Hasanuddin sekaligus penanggung jawab program kerja.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan program, kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut sebelum mendapatkan edukasi.
Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa KKN-PK Unhas mengajak siswa memahami bahwa menjaga kesehatan gigi bukan hanya tentang memiliki senyum yang ceria, tetapi juga bagian penting dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Siswa diberikan pemahaman mengenai fungsi gigi dalam membantu mengunyah makanan, berbicara, serta mendukung penampilan dan kepercayaan diri.
Materi yang diberikan juga mencakup pengenalan jenis-jenis gigi beserta fungsinya, penyebab gigi berlubang, gejala yang perlu diperhatikan, serta pentingnya menjaga kebersihan gigi sejak usia dini.
Tidak hanya belajar melalui penjelasan, siswa juga dikenalkan dengan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan setiap hari, seperti menyikat gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Mereka diajarkan menggunakan sikat gigi berbulu halus, pasta gigi berfluoride, serta cara membersihkan seluruh permukaan gigi secara perlahan selama minimal dua menit.
Suasana kelas semakin menarik saat mahasiswa KKN-PK Unhas mulai memperagakan teknik menyikat gigi menggunakan phantom atau model gigi, sikat gigi, dan pasta gigi. Para siswa tampak memperhatikan setiap gerakan yang dicontohkan sebelum akhirnya mencoba mempraktikkannya secara langsung.
Dengan penuh semangat, siswa mengikuti sesi simulasi menyikat gigi secara mandiri di bawah bimbingan mahasiswa KKN-PK Unhas. Mereka mencoba menerapkan langkah-langkah yang telah dipelajari, mulai dari cara memegang sikat gigi, arah gerakan menyikat, hingga memastikan seluruh bagian gigi dapat dibersihkan dengan benar.
Antusiasme terlihat dari keaktifan siswa selama kegiatan berlangsung. Mereka berani menjawab pertanyaan, mengikuti arahan, dan menunjukkan kemampuan saat praktik. Momen tersebut menjadikan edukasi kesehatan gigi tidak hanya sebagai pembelajaran di kelas, tetapi juga pengalaman menyenangkan yang mudah diingat oleh para siswa.
Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti edukasi. Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan, siswa mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, mengetahui waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta mampu memperagakan teknik menyikat gigi yang benar sesuai materi yang diberikan.
Melalui program SENYUM SEHAT, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat tertanam pada siswa sejak dini. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan mampu mencegah karies gigi maupun penyakit gigi dan mulut lainnya, sehingga mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan berkualitas.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI