Seminar Parenting di Pangkajenne, Ketua TP PKK Sidrap Tekankan Pentingnya Pola Asuh Berkualitas

Minggu, 16 Nopember 2025
Seminar Parenting di Pangkajenne, Ketua TP PKK Sidrap Tekankan Pentingnya Pola Asuh Berkualitas

Seminar Parenting di Pangkajenne, Ketua TP PKK Sidrap Tekankan Pentingnya Pola Asuh Berkualitas

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Hj. Haslindah Syaharuddin, S.Pd, membuka secara resmi Seminar Parenting di Aula Puskesmas Pangkajenne, Kecamatan Maritengngae, Ahad (16/11/2025).

Kegiatan bertema “Parenting Berkualitas, Kunci Terbentuknya Generasi Emas” ini diikuti sekitar 110 peserta, terdiri dari orang tua anak di bawah 18 tahun serta kader PKK desa dan kelurahan se-Kabupaten Sidrap.

Dalam sambutannya, Haslindah menekankan bahwa kualitas pola asuh keluarga sangat menentukan terbentuknya generasi emas. PKK, sambungnya, memiliki peran strategis dalam mendukung masyarakat meningkatkan kemampuan pengasuhan, pendidikan karakter, dan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis. 

“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Jika fondasinya kuat, Insya Allah generasinya kuat,” ujar Haslindah yang menjadi narasumber utama seminar yang dihadiri pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan tersebut.

Haslindah melanjutkan, peran PKK sangat penting dalam mendukung pola asuh anak. Ditegaskannya, penguatan keluarga adalah fokus gerakan PKK, sehingga kader diharapkan menjadi motor edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan orang tua. 

“Pola asuh yang tepat membentuk karakter, kecerdasan emosional, dan kemampuan bersosialisasi anak. Pola asuh ideal tidak hanya menanamkan disiplin, tetapi juga rasa percaya diri, kemandirian, dan tanggung jawab, serta menciptakan keluarga harmonis dengan komunikasi yang baik,” urainya.

Haslindah menambahkan, pola asuh yang paling ideal diterapkan saat ini didasarkan pada tiga pilar utama, komunikasi terbuka, pembelajaran emosi, dan keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sehari-hari anak.

“Orang tua menjelaskan alasan aturan sehingga anak memahami nilai di balik aturan, memberi ruang bagi anak mengekspresikan perasaan dan belajar mengelola emosi, serta terlibat langsung dalam aktivitas anak, misalnya membuat jadwal makan atau persiapan makanan, untuk menanamkan disiplin, kerja sama, dan kemandirian,” terangnya.

Lebih jauh, Haslindah mengajak kader PKK dan orang tua meningkatkan literasi pengasuhan, mulai dari pemahaman perkembangan anak hingga cara mendisiplinkan dan berkomunikasi secara positif. Ia juga menyoroti tantangan era digital, di mana orang tua perlu mengawasi penggunaan gawai dan memastikan anak tetap memiliki interaksi sosial serta aktivitas fisik yang cukup.

Di akhir seminar, Haslindah berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di keluarga masing-masing dan menyebarkan pengetahuan ke masyarakat sekitar. 

“Jika setiap keluarga di Sidrap menerapkan pola asuh berkualitas, kita sedang menyiapkan generasi emas Sidrap yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tutupnya. 

Seminar berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, menandai komitmen bersama memperkuat pembinaan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Sidrap di masa depan.

Pewarta: MUHAMMAD ASRUL
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...