Menjaga Hutan Sambil Menguatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Sidrap Bahas Penguatan Konservasi Bersama BKSDA

Selasa, 11 Agustus 2026
Menjaga Hutan Sambil Menguatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Sidrap Bahas Penguatan Konservasi Bersama BKSDA

Menjaga Hutan Sambil Menguatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Sidrap Bahas Penguatan Konservasi Bersama BKSDA

Upaya menjaga kelestarian hutan diarahkan tidak hanya pada perlindungan kawasan, tetapi juga pada peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Kehutanan Wilayah Sulawesi, Hasnawir, di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan BKSDA Wilayah Sulawesi dalam pengelolaan kawasan konservasi. Kolaborasi diarahkan agar upaya pelestarian sumber daya alam dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat di wilayah penyangga.

Bupati Sidrap menyampaikan, Sidrap memiliki sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan dan ekosistem penting, termasuk kawasan Gunung Latimojong.

Menurutnya, keberadaan kawasan tersebut perlu dijaga melalui pengelolaan yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan konservasi.

"Kawasan hutan harus kita jaga, tetapi masyarakat di sekitarnya juga harus mendapatkan manfaat. Karena itu, sinergi dengan BKSDA penting untuk mencari pola pengelolaan yang bisa menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ujar Syaharuddin.

Kepala BKSDA Wilayah Sulawesi Hasnawir mengapresiasi komitmen Pemkab Sidrap dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menyatakan BKSDA siap bersinergi dan memberikan pendampingan teknis dalam penguatan konservasi di Sidrap.

"Kami siap turun langsung bersama Pemkab Sidrap. Fokus kita ke depan adalah bagaimana kawasan konservasi bisa dijaga, tetapi masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi yang nyata. Pola kemitraan konservasi bisa kita kembangkan di Sidrap," jelasnya.

Kemitraan konservasi menjadi salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan untuk melibatkan masyarakat dalam menjaga kawasan sekaligus membuka ruang bagi kegiatan ekonomi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Sidrap dan BKSDA diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pengelolaan kawasan konservasi, termasuk penguatan kapasitas masyarakat dan pemanfaatan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidrap.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...