TK Negeri Arawa terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan bermakna bagi peserta didik. Salah satu inovasi yang diterapkan ialah program "Belajar dari Alam", yaitu kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar nyata bagi anak usia dini.
Inovasi ini diinisiasi oleh Asmita, S.M., S.Pd., guru TK Negeri Arawa. Melalui program tersebut, peserta didik diajak belajar secara langsung di lingkungan sekitar sekolah, khususnya mengenal berbagai jenis tanaman beserta bagian-bagiannya melalui kegiatan observasi dan praktik sederhana.
Sebelum inovasi ini diterapkan, proses pembelajaran lebih banyak berlangsung di dalam kelas. Lingkungan sekolah belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber belajar sehingga anak-anak hanya mengenal tanaman melalui gambar atau penjelasan guru. Pembelajaran juga masih berpusat pada guru sehingga kesempatan peserta didik mengeksplorasi lingkungan secara langsung masih terbatas.
Setelah program "Belajar dari Alam" dilaksanakan, suasana pembelajaran mengalami perubahan yang signifikan. Anak-anak belajar melalui pengamatan langsung terhadap tanaman yang ada di lingkungan sekolah. Kegiatan belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan memberikan pengalaman nyata bagi peserta didik. Mereka pun lebih mudah mengenal bagian-bagian tanaman karena dapat melihat dan menyentuh objek yang dipelajari secara langsung.
Selain itu, lingkungan sekolah kini dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Anak-anak juga menunjukkan peningkatan keberanian untuk bertanya, berdiskusi, serta menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung.
Program ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta didik. Sebanyak 25 peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui pengamatan lingkungan sekitar. Seluruh peserta didik atau 100 persen menjadi lebih mudah mengenal bagian-bagian tanaman melalui kegiatan observasi. Kegiatan ini juga meningkatkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta keberanian anak dalam mengikuti pembelajaran.
Bagi sekolah, inovasi ini berhasil mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar aktif bagi peserta didik Kelompok A. Selain itu, program ini mendukung penerapan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran kontekstual yang menjadi salah satu pendekatan penting dalam pendidikan anak usia dini.
Sementara itu, manfaat juga dirasakan masyarakat, khususnya orang tua peserta didik. Melalui kegiatan ini, orang tua semakin memahami pentingnya pembelajaran berbasis lingkungan bagi perkembangan anak. Program tersebut juga menjadi contoh kegiatan pembelajaran sederhana yang dapat diterapkan di rumah maupun di lingkungan sekitar.
Kepala TK Negeri Arawa, Adha Rivayanti, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi inovasi yang dikembangkan para guru, khususnya program "Belajar dari Alam" yang diinisiasi oleh Asmita.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan. Program ini memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan bagi anak-anak. Harapannya, inovasi ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dan dicontoh oleh sekolah-sekolah lain," ujarnya.
Melalui inovasi "Belajar dari Alam", TK Negeri Arawa menunjukkan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan berpusat pada pengalaman nyata peserta didik. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini yang menyenangkan dan bermakna.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI