Seminar Akhir KKN-PK 69 Macorawalie: Menutup Pengabdian dengan Refleksi, Evaluasi, dan Jejak Program Nyata

Rabu, 12 Agustus 2026
Seminar Akhir KKN-PK 69 Macorawalie: Menutup Pengabdian dengan Refleksi, Evaluasi, dan Jejak Program Nyata

Seminar Akhir KKN-PK 69 Macorawalie: Menutup Pengabdian dengan Refleksi, Evaluasi, dan Jejak Program Nyata

Rangkaian pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin di Kelurahan Macorawalie resmi memasuki tahap akhir melalui Seminar Akhir dan Evaluasi KKN-PK Angkatan 69, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaparkan capaian program kerja sekaligus merefleksikan proses pengabdian yang telah dilaksanakan selama berada di Kelurahan Macorawalie.

Seminar akhir dihadiri Kepala Kelurahan Macorawalie, perwakilan UPT Puskesmas Rappang, Kepala Lingkungan 1 dan 2, para ketua RT, staf Kelurahan Macorawalie, pengurus BKKBN, Imam Kelurahan Macorawalie, tokoh pemuda, kader Posyandu se-Kelurahan Macorawalie, Ibu Poko KKN-PK Angkatan 69 Kelurahan Macorawalie, serta Supervisor KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Hasanuddin, kemudian dilanjutkan penyampaian laporan Koordinator Kelurahan Macorawalie KKN-PK Angkatan 69 sebagai bentuk pertanggungjawaban atas rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan.

Selanjutnya, sambutan disampaikan Supervisor KKN-PK 69, perwakilan UPT Puskesmas Rappang, dan Kepala Kelurahan Macorawalie yang sekaligus membuka secara resmi Seminar Akhir dan Evaluasi KKN-PK Angkatan 69.

Memasuki agenda utama, mahasiswa memaparkan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan. Pemaparan diawali dengan program kelompok bertajuk “Kenali, Tanam, dan Manfaatkan TOGA: Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Tanaman Obat Keluarga Menuju Kelurahan Macorawalie yang Sehat dan Mandiri.”

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memperkenalkan dan mendorong pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah program kerja individu di bidang kesehatan, meliputi KENARI (Kenali Rabies Lindungi Diri), GERCEP (Gerakan Cegah Gigi Berlubang pada Anak Sekolah), GERAK KOMPORI (Gerakan Kompos Biopori), SEHATI (Sehat Tanpa Hipertensi), SIGAP DM (Siaga Menghadapi Diabetes Melitus), GERAK KOLESTEROL, edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat, serta GEMARI (Gerakan Menu Bergizi Ibu Hamil).

Setiap program dipaparkan secara sistematis, mulai dari waktu dan lokasi pelaksanaan, rangkaian kegiatan, hingga hasil yang diperoleh. Mahasiswa juga menampilkan dokumentasi kegiatan untuk memberikan gambaran mengenai proses pelaksanaan program di tengah masyarakat.

Setelah seluruh program dipaparkan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para undangan dan pihak terkait menyampaikan tanggapan, masukan, serta evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan. Diskusi menjadi ruang untuk melihat manfaat program sekaligus membahas peluang keberlanjutan dan pengembangannya di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa, penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, serta penutupan oleh pembawa acara. Seluruh peserta kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya seminar sekaligus rangkaian pengabdian KKN-PK Angkatan 69 di Kelurahan Macorawalie.

Seminar akhir ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk melihat kembali proses, capaian, dan pengalaman selama menjalankan pengabdian. Berbagai program yang telah dilaksanakan diharapkan menjadi jejak kontribusi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat yang dapat terus dikembangkan bersama oleh masyarakat dan pemangku kepentingan di Kelurahan Macorawalie.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...