Belajar Sambil Bermain, Murid SDN 2 Sereang Kini Lebih Paham Bahaya Cacingan

Kamis, 23 Juli 2026
Belajar Sambil Bermain, Murid SDN 2 Sereang Kini Lebih Paham Bahaya Cacingan

Belajar Sambil Bermain, Murid SDN 2 Sereang Kini Lebih Paham Bahaya Cacingan

Suasana belajar di UPT SD Negeri 2 Sereang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (23/7/2026), berlangsung berbeda. 

Melalui permainan edukatif, demonstrasi cuci tangan, dan penyuluhan interaktif, para murid diajak mengenal bahaya kecacingan sekaligus cara mencegahnya dalam kegiatan yang digelar mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Sereang.

Mahasiswa KKN mengemas edukasi bertajuk "Satu Langkah Bebas Cacingan: Siswa Tangguh untuk Anak Unggul melalui Gerakan Hidup Bersih dan Bebas Cacingan" dengan metode belajar yang menyenangkan agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai kecacingan. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi tentang penyebab, cara penularan, gejala, dampak, hingga langkah-langkah pencegahan penyakit tersebut.

Agar suasana semakin interaktif, materi diperkuat melalui game tebak gambar yang mengajak siswa mengenali perilaku sehat dan kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko kecacingan. Para murid juga mengikuti demonstrasi enam langkah mencuci tangan yang benar menggunakan sabun sebagai bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN melaksanakan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti edukasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada seluruh peserta serta sesi dokumentasi bersama.

Penanggung jawab program, Nabilah Dzakiyyah Putri, mengatakan edukasi ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak usia sekolah agar anak-anak mampu mencegah kecacingan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap siswa tidak hanya memahami bahaya kecacingan, tetapi juga membiasakan mencuci tangan dengan sabun, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar, menjaga kebersihan kuku, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih," ujarnya.

Program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi di SDN 2 Sereang yang masih menemukan sejumlah perilaku berisiko, seperti bermain tanpa alas kaki dan belum optimalnya kebiasaan mencuci tangan. 

Melalui pendekatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan, mahasiswa KKN berharap pengetahuan siswa meningkat sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Pewarta: TIM 
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...