Siswa di sejumlah sekolah di Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mengenal cara memilah sampah sekaligus membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini melalui program edukasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).
Edukasi pemilahan sampah tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 22 Juli, 28 Juli, dan 4 Agustus 2026 di UPT SD Negeri 13 Batu Lombo, UPT SDN 3 Belawae, UPT SMPN Satap 3 Belawae, serta UPT SMPN Satap Belawae.
Melalui kegiatan ini, siswa dikenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan diri memilah sampah sesuai jenisnya. Edukasi diarahkan agar kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian sampah, jenis-jenis sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.
Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan metode interaktif. Siswa juga dilibatkan dalam sesi tanya jawab dan diskusi mengenai persoalan sampah yang mereka temui di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal.
Penanggung jawab program kerja, Muh. Rifaldi, mengatakan edukasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran siswa mengenai pengelolaan sampah.
“Kegiatan ini kami fokuskan untuk memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak agar mereka tahu cara memilah sampah dengan benar. Harapan kami, kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ini bisa tumbuh menjadi kebiasaan positif yang mereka bawa hingga dewasa,” ujar Muh. Rifaldi.
Menurutnya, kebiasaan menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Dengan mengenali jenis sampah dan mengetahui cara memilahnya, siswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut di sekolah, rumah, maupun lingkungan sekitar.
Pihak sekolah turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan mendampingi siswa selama proses edukasi. Suasana pembelajaran dibuat interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi dan berani menyampaikan pengalaman mereka terkait persoalan sampah.
Kepala SDN 3 Belawae, Kaswin T, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi edukasi yang diberikan mahasiswa KKN Unhas.
“Edukasi seperti ini sangat penting dan bermanfaat untuk siswa kami. Mengajarkan pemilahan sampah sejak dini adalah langkah awal yang baik untuk membentuk karakter anak-anak yang cinta dan peduli pada kebersihan lingkungannya,” ungkap Kaswin T.
Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Langkah sederhana dari lingkungan sekolah diharapkan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI