Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Dorong Kesadaran Warga Arateng Cegah Penularan Tuberkulosis

Minggu, 9 Agustus 2026
Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Dorong Kesadaran Warga Arateng Cegah Penularan Tuberkulosis

Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Dorong Kesadaran Warga Arateng Cegah Penularan Tuberkulosis

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengedukasi masyarakat Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, mengenai gejala dan pencegahan penularan tuberkulosis (TBC).

Kegiatan bertajuk “Kenali Gejala, Cegah Penularan Tuberkulosis” tersebut dilaksanakan dua kali, masing-masing pada Jumat (24/7/2026) dan Rabu (5/8/2026), di Kantor Kelurahan Arateng. 

Kegiatan pertama diikuti 34 peserta, sedangkan kegiatan kedua diikuti 33 peserta. Edukasi menyasar masyarakat dewasa dan lanjut usia dengan menggunakan leaflet sebagai media penyampaian informasi. 

Materi yang diberikan mencakup pengenalan gejala TBC, cara mencegah penularan, pentingnya pemeriksaan, serta pengobatan sejak dini.

Mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menghilangkan stigma terhadap TBC.

Pengetahuan yang tepat diharapkan dapat membuat masyarakat lebih terbuka untuk melakukan pemeriksaan ketika mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta. Mahasiswa kemudian membagikan leaflet dan menyampaikan materi secara interaktif. 

Peserta mengikuti penjelasan sambil membaca informasi yang tersedia pada leaflet.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Peserta diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan dan menyampaikan hal-hal yang belum dipahami. 

Selanjutnya, peserta mengerjakan post-test untuk mengetahui pemahaman setelah mengikuti edukasi.

Mahasiswa turut memberikan souvenir sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan partisipasi masyarakat.

Salah seorang warga mengungkapkan masih terdapat masyarakat yang merasa takut melakukan pemeriksaan ketika mengalami tanda-tanda yang mengarah pada TBC.

“Di sini, Dek, sebenarnya banyak yang mungkin sudah ada tanda-tanda tuberkulosis, tetapi mereka takut untuk periksa karena menganggap penyakit ini sebagai aib,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Salsabila Dahlan, mahasiswa KKN-PK 69 Unhas sekaligus penanggung jawab kegiatan, mengajak masyarakat tidak menunda pemeriksaan.

“Kalau ada tanda-tanda yang mengarah pada tuberkulosis, sebaiknya segera diperiksakan, Ibu. Tuberkulosis dapat disembuhkan apabila diketahui lebih awal dan pengobatannya dijalani secara teratur sampai tuntas,” ujar Salsabila.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK 69 Unhas berharap pemahaman masyarakat mengenai TBC semakin meningkat. Warga juga diharapkan tidak takut melakukan pemeriksaan serta turut mengurangi stigma terhadap penderita.

Kesadaran untuk mengenali gejala, mencegah penularan, dan menjalani pengobatan secara tuntas menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di lingkungan masyarakat.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...