UPT Puskesmas Pangkajene Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai terobosan inovatif.
Sebagai wujud nyata, Puskesmas Pangkajene mendaftarkan tujuh inovasi ke Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah) Kabupaten Sidenreng Rappang.
Berbagai inovasi yang didaftarkan merupakan hasil kreativitas para tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Pangkajene dalam menjawab berbagai permasalahan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Adapun tujuh inovasi yang didaftarkan, yaitu:
1. ANJANG SANA ANJANG SINI (Ayo Mengajak Anggota Keluarga Usia Produktif ke Pos Pelayanan Kesehatan PTM Bersama Lansia dan Remaja dengan Senam dan Skrining Kesehatan), inovator Erna Suyuti, S.Kep., Ns.
2. KANTONG MANTAP JIWA (Kantong Pemantauan Kepatuhan Kontrol Pasien Jiwa), inovator dr. Hj. Rosmin.
3. MALAMPESUNGEKI (Mari Mengajak Lansia Mau Pergi ke Posyandu untuk Bergerak Bersama dan Skrining Kesehatan), inovator dr. Hasniwati.
4. PENDAMPING BEKAS (Pengoptimalan Expired Date melalui Perbaikan Monitoring Perbekalan Farmasi), inovator Evy Dwi Febriyanti, A.Md.Farm.
5. PERI GIGI (Aplikasi *Fissure Sealant* Cegah Karies Gigi), inovator drg. Hj. Dian Anugerah A., S.KG.
6. SIPAMMASE-MASEKI' (SIstem Pengelolaan Aktif MAsyarakat SEhat untuk MAritengngae Maju dan SEjahtera dengan Kontrol Intensif Peserta Hipertensi dan Diabetes Melitus), inovator dr. Mariana, M.Kes.
7. SIPITKI (Sistem Pencatatan Infrastruktur Teknologi Informasi melalui Google Sheets Berlabel QR Code), inovator Astri Pratiwi Amiruddin.
Kepala UPT Puskesmas Pangkajene dr. Mariana, M.Kes menyampaikan, seluruh inovasi tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat dan pengalaman petugas dalam memberikan pelayanan kesehatan sehari-hari.
“Inovasi yang diajukan tidak hanya bertujuan menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan, tetapi juga menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Selasa (7/7/2026).
Melalui pendaftaran inovasi ini, Puskesmas Pangkajene berharap seluruh inovasi yang telah dikembangkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Selain itu, inovasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan budaya inovasi di Kabupaten Sidenreng Rappang serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Inovasi Daerah.
"Kami berharap inovasi-inovasi yang telah didaftarkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terus berkelanjutan dalam pelaksanaannya, serta menjadi kontribusi nyata Puskesmas Pangkajene dalam mendukung peningkatan Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang," kuncinya.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI