Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kebiasaan Pilah Sampah, Dukung Keberlanjutan TPS 3R Tanete

Sabtu, 8 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kebiasaan Pilah Sampah, Dukung Keberlanjutan TPS 3R Tanete

Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kebiasaan Pilah Sampah, Dukung Keberlanjutan TPS 3R Tanete

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja kelompok berupa sosialisasi dan demonstrasi pemilahan sampah rumah tangga untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan Bank Sampah TPS 3R di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga sebagai langkah awal menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memperkuat pengelolaan Bank Sampah TPS 3R di Desa Tanete.

Program tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Unhas memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga residu. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai manfaat pemilahan sampah, baik dari sisi lingkungan maupun potensi nilai ekonominya.

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga melakukan demonstrasi langsung cara memilah sampah rumah tangga menggunakan tiga wadah berbeda sesuai kategorinya. Praktik tersebut diberikan agar masyarakat lebih mudah memahami dan menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator Desa KKNT 116 Unhas, Yolan, menjelaskan kebiasaan sederhana memilah sampah dari rumah dapat memberikan dampak besar terhadap kebersihan lingkungan serta mendukung proses pengelolaan sampah melalui Bank Sampah TPS 3R.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebiasaan masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Jika dilakukan secara konsisten, jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang, sementara sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali melalui Bank Sampah TPS 3R," ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Peserta terlihat antusias mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta mempraktikkan langsung cara memilah sampah sesuai kategori yang telah dijelaskan.

Ketua TPS 3R Desa Tanete, Isa, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

"Program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga mendukung keberlanjutan Bank Sampah TPS 3R yang telah ada di Desa Tanete. Harapannya, masyarakat dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah secara rutin di rumah masing-masing," tuturnya.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Unhas berharap kebiasaan memilah sampah dapat terus diterapkan oleh masyarakat Desa Tanete. 

Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pengelola TPS 3R, pengelolaan sampah di desa dapat semakin optimal serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...