Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Gelombang 116 mengajak siswa SMA Negeri 6 Sidenreng Rappang mengenali bahaya rokok melalui Program BEBAS (Bersama Edukasi Bahaya Rokok demi Senyum Sehat), Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang menyasar siswa kelas XII ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai dampak rokok terhadap kesehatan gigi dan mulut, sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Program yang dikoordinasikan Fidelia Mina Pongsitammu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, diawali dengan pembukaan dan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta terkait bahaya rokok.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan edukasi mengenai kandungan berbahaya dalam rokok serta berbagai dampaknya, mulai dari perubahan warna gigi, bau mulut (halitosis), penyakit periodontal, kanker rongga mulut, hingga gangguan proses penyembuhan luka.
Selain dampak pada kesehatan gigi dan mulut, materi juga membahas pengaruh rokok terhadap kesehatan tubuh serta cara menghadapi tekanan lingkungan agar mampu menolak ajakan merokok.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi PowerPoint, pertanyaan pemantik, serta diskusi singkat bersama peserta. Suasana kegiatan semakin aktif saat siswa mengikuti kuis interaktif dengan hadiah bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat.
“Melalui Program BEBAS ini, kami berharap siswa dapat memahami dampak rokok terhadap kesehatan gigi dan mulut serta kesehatan tubuh, sehingga mereka lebih sadar untuk menghindari rokok dan berani menolak ajakan merokok,” ujar Fidelia Mina Pongsitammu selaku Penanggung Jawab Program BEBAS.
Sebagai bentuk keberlanjutan edukasi, mahasiswa KKN Unhas turut menyerahkan poster mengenai bahaya rokok terhadap kesehatan gigi dan mulut kepada pihak sekolah. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian snack dan dokumentasi bersama.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI