Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri sekaligus menutup Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Auditorium Institut Teknologi Kesehatan (Itkes), Rijang Pittu, Ahad (4/10/2020).
Musda tersebut menjadi momentum pergantian kepengurusan IPM Sidrap. Lisna yang sebelumnya menjabat sebagai ketua menyerahkan kepemimpinan kepada Fadhil Muhbib Ilmi Ridwan sebagai ketua baru.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidrap Abdul Kalam Fattah, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Sidrap Salfiah Sanusi, Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, serta jajaran pengurus dan kader IPM.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mendorong kader IPM untuk berani mengembangkan organisasi dan memperluas peran di tengah masyarakat.
Ia menekankan agar aktivitas kader tidak hanya berpusat di lingkungan internal organisasi.
Menurutnya, kader IPM harus mampu keluar dan mengambil peran lebih luas, salah satunya dengan memperkuat kaderisasi di sekolah-sekolah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mengenalkan organisasi kepada pelajar sekaligus menumbuhkan semangat berorganisasi sejak dini.
“Kader IPM harus berani keluar. Jangan hanya beraktivitas di internal organisasi. Harus berani masuk ke sekolah-sekolah untuk mengajak dan mengader anak-anak agar mau berorganisasi,” ujar Syaharuddin.
Ia mengatakan, keberanian merupakan salah satu modal penting bagi kader dalam menjalankan organisasi.
Menurutnya, organisasi pelajar tidak hanya menjadi wadah untuk melaksanakan berbagai kegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mengambil peran di tengah masyarakat.
Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa dirinya merupakan bagian dari kader IPM. Karena itu, ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi kader IPM saat ini untuk terus bergerak dan mengambil peran.
“Saya ini juga kader IPM. Karena itu, saya berharap kader-kader IPM sekarang harus berani. Berani mengambil peran, berani bergerak, dan berani melakukan kaderisasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syaharuddin berharap Musda IPM tidak berhenti sebagai agenda pergantian kepengurusan.
Menurutnya, momentum tersebut harus melahirkan program dan gerakan nyata yang mampu memperkuat kaderisasi pelajar di Kabupaten Sidrap.
Ia juga mengajak pengurus baru menjadikan sekolah sebagai salah satu basis pengembangan organisasi.
Dengan memperluas kaderisasi, IPM diharapkan mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki pengalaman berorganisasi, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian untuk berkontribusi bagi masyarakat.
“Jangan sampai kader IPM hanya dikenal di kalangan IPM. Harus dikenal karena gerakannya, karena keberaniannya masuk ke sekolah-sekolah dan mengajak pelajar untuk menjadi bagian dari organisasi,” katanya.
Kepada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Fadhil Muhbib Ilmi Ridwan, Syaharuddin berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu membawa IPM Sidrap semakin aktif dalam melakukan kaderisasi.
Musda tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi bagi kader IPM Sidrap untuk memperkuat organisasi dan menyusun langkah ke depan.
Semangat kaderisasi, keberanian bergerak, dan keberanian mengambil peran diharapkan menjadi bagian penting dari gerakan IPM dalam membangun generasi muda di Kabupaten Sidrap.
Pewarta: REZKY MUBARAK
Editor: NURYADIN SUKRI