Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggagas sebuah karya audiovisual berupa film pendek yang mengangkat potensi dan keunikan Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (12/08/2026).
Film ini dirancang sebagai media informasi sekaligus sarana promosi desa agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, baik dari segi geografis, pemerintahan, maupun potensi ekonomi lokal di bawah bimbingan Dosen Pendamping KKN (DPK), Dr. Eng. Ir. Purwanto, S.T., M.T.
Penanggung jawab program, Alvianty Sri Saranga, menjelaskan bahwa ide pembuatan film pendek ini lahir dari melihat minimnya informasi digital mengenai Desa Taccimpo, padahal desa ini menyimpan banyak potensi yang patut diketahui masyarakat.
“Melalui film berdurasi pendek yang dikemas secara ringkas dan menarik, diharapkan pesan mengenai keindahan alam, kearifan lokal, serta hasil bumi desa dapat disampaikan secara efektif, khususnya kepada generasi muda yang akrab dengan media digital,” jelasnya.
Proses pembuatan film ini meliputi seluruh tahapan produksi, mulai dari pendataan desa, fasilitas dan pendidikan yang ada di Desa Taccimpo, penyusunan naskah, pengambilan gambar di berbagai titik strategis desa, hingga penyuntingan akhir.
Mahasiswa KKN juga melibatkan aparat desa serta tenaga pendidik sebagai bagian dari pemeran maupun pendukung teknis di lapangan.
Kepala Desa Taccimpo, Edi, S.I.P., menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan penghargaannya atas kontribusi mahasiswa KKN Unhas selama berada di desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Unhas atas ide dan kerja kerasnya membuat film pendek ini. Selama ini, desa kami memang belum memiliki media promosi yang menarik untuk diperkenalkan ke luar. Dengan adanya film ini, kami berharap Taccimpo bisa lebih dikenal. Semoga ini juga bisa menarik perhatian masyarakat luar untuk berkunjung ke desa kami,” ujar Kepala Desa Taccimpo.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk kepentingan masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara dunia akademik dan pembangunan desa.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI