Smart Kids Electro, Cara Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Listrik Aman dan Hemat Energi kepada Siswa

Rabu, 12 Agustus 2026
Smart Kids Electro, Cara Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Listrik Aman dan Hemat Energi kepada Siswa

Smart Kids Electro, Cara Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Listrik Aman dan Hemat Energi kepada Siswa

Mengenalkan penggunaan listrik secara aman dan hemat sejak usia dini menjadi perhatian mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas). 

Melalui program “Smart Kids Electro: Mengenal Listrik Aman dan Hemat Energi Sejak Dini”, mahasiswa mengajak siswa SD 16 Pangkajene, Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), belajar mengenali penggunaan listrik yang aman sekaligus membangun kebiasaan hemat energi, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan dikemas secara interaktif agar materi tentang listrik lebih mudah dipahami siswa. Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN mengajak siswa berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta mengikuti permainan dan kuis yang berkaitan dengan penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang diberikan mencakup manfaat listrik, penggunaan stop kontak secara aman, bahaya menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah, risiko kabel rusak dan korsleting, hingga tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi kebakaran akibat listrik.

Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diperkenalkan pada manfaat listrik, tetapi juga diajak mengenali berbagai situasi yang dapat membahayakan keselamatan. Permainan “Aman atau Tidak Aman?” menjadi salah satu cara mahasiswa menguji pemahaman siswa terhadap kebiasaan menggunakan listrik.

Selain aspek keselamatan, mahasiswa KKN mengenalkan kebiasaan sederhana untuk menghemat energi. Siswa diajak mematikan lampu dan kipas ketika tidak digunakan, mematikan peralatan elektronik setelah selesai digunakan, serta menggunakan listrik sesuai kebutuhan.

Pesan tersebut kembali diperkuat melalui permainan “Hemat atau Boros?”. Siswa diberikan sejumlah contoh kebiasaan sehari-hari dan diminta menentukan apakah tindakan tersebut termasuk penggunaan energi yang hemat atau boros.

“Program ini baik karena anak-anak sejak dini perlu diberikan pemahaman tentang bagaimana menggunakan listrik dengan aman dan tidak boros energi. Materinya juga sesuai dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah diterapkan oleh siswa,” ujar salah seorang guru SD 16 Pangkajene.

Penanggung jawab program kerja, Muhammad Ibrahim Rahmat, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif siswa dalam menggunakan listrik.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membuat anak-anak lebih memahami cara menggunakan listrik dengan aman dan membiasakan diri menghemat energi melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program “Smart Kids Electro” merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Unhas di Kelurahan Wala. Melalui edukasi yang dikemas dengan permainan dan interaksi langsung, mahasiswa berupaya menjadikan pengetahuan tentang keselamatan listrik dan hemat energi lebih dekat dengan keseharian siswa.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...