Desa Timoreng Panua Miliki Peta Administrasi Tiga Bahasa, Mudahkan Akses Informasi Wilayah

Jum'at, 7 Agustus 2026
Desa Timoreng Panua Miliki Peta Administrasi Tiga Bahasa, Mudahkan Akses Informasi Wilayah

Desa Timoreng Panua Miliki Peta Administrasi Tiga Bahasa, Mudahkan Akses Informasi Wilayah

Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, kini memiliki peta administrasi berbasis foto dan informasi tiga bahasa hasil inovasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).

Program kerja individu bertajuk “TIMORENG PANUA IN FRAME: Pembuatan Peta Administrasi Berbasis Foto dan Informasi Trilingual (Indonesia-Inggris-Mandarin)” ini dilaksanakan oleh Juliyana, mahasiswa KKN-T 116 Unhas Posko Desa Timoreng Panua. 

Program tersebut bertujuan menghadirkan pusat informasi geografis desa yang lebih informatif, mudah dipahami, serta dapat diakses oleh masyarakat maupun pengunjung. Peta administrasi ini memuat informasi batas wilayah desa, lokasi fasilitas penting, serta dokumentasi visual sejumlah titik strategis. 

Keunggulan lainnya, informasi nama tempat dan legenda pada peta disajikan dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Mandarin, sebagai upaya memperluas akses informasi sekaligus memperkenalkan Desa Timoreng Panua secara lebih luas.

Pelaksanaan program diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa untuk menentukan batas wilayah dan mengidentifikasi fasilitas yang akan dimasukkan dalam peta. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan survei lapangan untuk mengambil dokumentasi foto serta mencatat titik koordinat lokasi secara akurat.

Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah menjadi desain peta administrasi dengan tampilan visual yang modern dan informatif. Setelah melalui proses penyempurnaan, peta tersebut dicetak dalam ukuran besar dan diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Desa Timoreng Panua untuk dimanfaatkan sebagai media informasi wilayah.

Juliyana selaku pelaksana program menyampaikan, pembuatan peta administrasi tiga bahasa ini merupakan bentuk inovasi dalam mendukung pengelolaan informasi wilayah desa.

“Melalui program TIMORENG PANUA IN FRAME, kami berharap peta ini tidak hanya menjadi penunjuk arah, tetapi juga menjadi pusat informasi geografis yang interaktif, informatif, dan inklusif. Kehadiran informasi dalam tiga bahasa diharapkan dapat membantu memperbarui data spasial desa sekaligus memperkenalkan Desa Timoreng Panua kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Pemerintah Desa Timoreng Panua menyambut baik kehadiran peta administrasi tersebut. Peta ini dinilai memberikan manfaat dalam membantu perangkat desa melakukan inventarisasi fasilitas wilayah serta memudahkan masyarakat dan pendatang dalam mengenali lokasi-lokasi penting di desa.

Program kerja individu KKN-T 116 Unhas ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan tata kelola administrasi desa melalui pemanfaatan data spasial dan visualisasi informasi. 

Dengan hadirnya peta administrasi Indonesia-Inggris-Mandarin, Desa Timoreng Panua memiliki media informasi wilayah yang lebih modern, mudah diakses, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui program “TIMORENG PANUA IN FRAME”, mahasiswa KKN-T 116 Unhas menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. 

Kehadiran peta administrasi tiga bahasa tersebut diharapkan dapat menjadi media informasi yang terus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik dan pengenalan potensi Desa Timoreng Panua.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...