GEMPITA Numerasi di Desa Lombo: Sulap Matematika Jadi Seru Lewat Metode Sempoa

Senin, 10 Agustus 2026
GEMPITA Numerasi di Desa Lombo: Sulap Matematika Jadi Seru Lewat Metode Sempoa

GEMPITA Numerasi di Desa Lombo: Sulap Matematika Jadi Seru Lewat Metode Sempoa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) bertema Inovasi Desa melaksanakan program kerja individu berupa kegiatan GEMPITA (Gerakan Pintar Menghitung dengan Sempoa). 

Program edukatif ini berlangsung secara bertahap sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2026 di sejumlah unit sekolah di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yakni UPT SDN 13 Batu, UPT SDN 3 Belawae, dan SMPN Satap 3 Belawae.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi di sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas literasi numerasi anak usia dini hingga tingkat sekolah menengah pertama di wilayah pedesaan. 

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan metode berhitung cepat, akurat, dan menyenangkan kepada siswa melalui media alat bantu sempoa yang interaktif.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dasar pengoperasian manik sempoa serta simulasi berhitung cepat untuk mengasah koordinasi otak kanan dan kiri, konsentrasi, serta daya ingat siswa. 

Pelatihan terbagi dalam beberapa sesi, yakni di UPT SDN 13 Batu pada 23 Juli, 30 Juli, dan 5 Agustus, UPT SDN 3 Belawae pada 28 dan 29 Juli, serta SMPN Satap 3 Belawae pada 28 Juli.

Penanggung jawab program kerja, Nurasyia. L, mahasiswa Program Studi Matematika, menjelaskan inovasi pembelajaran tersebut dirancang untuk mengubah persepsi siswa terhadap matematika yang selama ini dianggap sebagai pelajaran rumit, kaku, dan menakutkan.

"Melalui pendekatan visual dan kinetik menggunakan sempoa, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa matematika itu seru dan interaktif. Kami berharap setelah pelatihan ini, anak-anak di Desa Lombo dapat lebih percaya diri dan mahir dalam berhitung dasar," ujar Nurasyia. L.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi praktik berhitung menggunakan manik sempoa. Penggunaan alat bantu fisik tersebut membantu siswa memahami konsep dasar aritmetika dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SDN 3 Belawae, Kaswin T, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program tersebut di sekolah yang dipimpinnya.

"Program pelatihan berhitung dengan sempoa ini merupakan kegiatan perdana dan sangat bermanfaat bagi perkembangan kemampuan berhitung siswa SD," tuturnya.

Melalui keberlanjutan program GEMPITA di sekolah-sekolah setempat, inovasi pembelajaran berbasis sempoa ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar sekaligus kemampuan numerasi siswa di Desa Lombo secara berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...