Wabup Nurkanaah Temui Warga Disabilitas di Bulucenrana, Serahkan Mesin Jahit dan Siapkan Dukungan Lanjutan

Rabu, 23 September 2026
Wabup Nurkanaah Temui Warga Disabilitas di Bulucenrana, Serahkan Mesin Jahit dan Siapkan Dukungan Lanjutan

Wabup Nurkanaah Temui Warga Disabilitas di Bulucenrana, Serahkan Mesin Jahit dan Siapkan Dukungan Lanjutan

Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, menyerahkan bantuan mesin jahit dari Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, kepada Takko, seorang warga penyandang disabilitas di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Rabu (23/9/2026). 

Bantuan ini diberikan untuk mendukung keterampilan menjahit sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Sidrap, Andi Tenri Sangka, Abdul Rahman, dan Muhammad Basri, Kepala Dinas Sosial Sidrap Wahidah Alwi, Kepala Bagian Kesra Syamsuddin, serta jajaran aparat Kecamatan Pitu Riawa. 

Nurkanaah menyampaikan, kehadirannya secara langsung di lokasi adalah untuk memastikan setiap kesulitan warga dapat didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti secara nyata oleh pemerintah.

"Kami mewakili Ibu Wakil Gubernur datang langsung untuk menyerahkan bantuan berupa mesin jahit ini. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan Ibu Takko dengan sebaik-baiknya dan membantu mengembangkan keterampilan," ujar Nurkanaah.

Ia menilai keahlian menjahit yang dimiliki Takko perlu didukung penuh agar dapat berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang produktif bagi keluarga.

Tidak hanya menyerahkan mesin jahit, kunjungan jajaran Pemkab Sidrap ini juga menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut untuk meringankan beban hidup keluarga Takko. 

Pertama, status kepesertaan BPJS Kesehatan keluarga yang sempat tertunggak akan segera dialihkan menjadi peserta BPJS gratis yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap. 

Kedua, kaki palsu yang dipakai Takko diketahui telah berusia hampir 20 tahun dan mengalami kerusakan. Atas rekomendasi Wakil Bupati, Dinas Sosial akan segera mengusulkan pengadaan kaki palsu baru melalui Kementerian Sosial.

Ketiga, tempat tinggal keluarga Takko akan diusulkan untuk mendapatkan program bedah rumah agar menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Keempat, berkat pendekatan persuasif yang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati, anak Takko akhirnya bersedia melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat jenjang Sekolah Dasar (SD).

Nurkanaah berharap rangkaian bantuan dan intervensi program ini tidak sekadar menjadi bentuk kepedulian sesaat, melainkan membawa perubahan besar serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga penerima. 

Ia pun mengajak seluruh pihak agar terus memberikan perhatian dan dukungan kepada penyandang disabilitas agar mereka memperoleh kesempatan yang sama untuk berkarya, mengembangkan potensi, dan meningkatkan taraf hidup.

"Semoga mesin jahit ini bisa digunakan dengan baik, sehingga keterampilan yang dimiliki terus berkembang dan bermanfaat bagi keluarga," pungkasnya.

Pewarta: AKBARUDDIN & ANDI MUNAWARAH
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...