Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto membangun kolaborasi antardaerah melalui kerja sama perdagangan komoditas unggulan. Langkah ini menjadi bentuk sinergi dua wilayah di Sulawesi Selatan untuk saling menguatkan dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas pangan.
Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Bupati Jeneponto Paris Yasir di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Selasa malam (18/8/2026). Penandatanganan disaksikan Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, serta jajaran kepala OPD terkait.
Melalui kerja sama ini, kedua daerah akan mengoptimalkan potensi masing-masing. Sidrap sebagai salah satu daerah penghasil pangan akan memasok sejumlah komoditas utama, seperti beras dan telur, untuk kebutuhan masyarakat Jeneponto.
Sementara itu, Jeneponto akan mendukung kebutuhan Sidrap melalui komoditas unggulan sektor kelautan dan pertanian, seperti ikan cakalang, garam, serta cabai.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan kerja sama tersebut merupakan wujud semangat antardaerah untuk tidak saling bersaing, melainkan saling melengkapi dan memperkuat potensi yang dimiliki.
“Kerja sama ini dalam rangka menjajaki perdagangan produk unggulan yang ada di Kabupaten Jeneponto untuk kita kerja samakan dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Begitu pula sebaliknya, komoditi unggulan Sidrap akan kita bawa dan pasarkan ke Jeneponto,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Dalam Negeri, dan Bappenas agar pemerintah daerah mengembangkan kerja sama dengan mengangkat keunggulan masing-masing wilayah.
“Sidrap dikenal sebagai lumbung pangan. Kita punya beras, jagung, bawang merah, cabai, dan produk pertanian lainnya. Sementara Jeneponto memiliki keunggulan di sektor perikanan, rumput laut, hortikultura, dan komoditas pesisir lainnya,” katanya.
Syaharuddin berharap kerja sama ini mampu memperpendek rantai pasok, menjaga kestabilan harga, serta memberikan dampak positif bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM di kedua daerah.
“Dengan adanya kerja sama ini, kita harapkan rantai pasok semakin pendek, harga semakin stabil, petani dan nelayan kita semakin sejahtera,” tuturnya.
Bupati Jeneponto Paris Yasir menyampaikan kerja sama tersebut lahir dari komitmen bersama untuk saling menguatkan antarwilayah.
“Sidrap punya komoditi unggulan, Jeneponto juga punya komoditi unggulan. Kita satukan untuk kepentingan masyarakat kita bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, beras dan telur dari Sidrap menjadi komoditas strategis yang dibutuhkan Jeneponto. Sebaliknya, potensi perikanan Jeneponto juga menjadi peluang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sidrap.
“Apabila di Jeneponto terjadi inflasi terkait barang ini, stok kurang, maka kita akan minta ke Kabupaten Sidrap untuk saling bertukar dan saling mengisi. Begitu juga sebaliknya,” jelasnya.
Dengan adanya kesepakatan bersama ini, Sidrap dan Jeneponto berharap tercipta hubungan perdagangan yang lebih kuat, pasokan pangan yang lebih terjamin, serta manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat di kedua kabupaten.
Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI