Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin mendorong masyarakat Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, untuk membangun kebiasaan memilah sampah melalui kegiatan edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang merupakan program kerja individu mahasiswa KKN-PK Unhas ini diikuti 16 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan guru. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya sebagai langkah menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan KKN, pengelolaan sampah di Kelurahan Amparita masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam kebiasaan masyarakat memilah sampah organik dan anorganik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan pemahaman sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta mengenai jenis-jenis sampah.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang pengertian sampah organik dan anorganik, perbedaan karakteristik, contoh sampah yang sering ditemukan di lingkungan sekitar, serta manfaat pemilahan sampah bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, mahasiswa juga menghadirkan permainan edukatif berupa pengelompokan gambar sampah berdasarkan kategori organik dan anorganik. Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test sebagai evaluasi peningkatan pemahaman setelah menerima materi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait cara memilah sampah rumah tangga serta pemanfaatan kembali sampah organik agar memiliki nilai guna.
Penanggung jawab kegiatan, Yusron Afdal Mahdy M., mahasiswa Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, menyampaikan pemilahan sampah merupakan kebiasaan sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan dan lingkungan.
"Pemilahan sampah merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap melalui edukasi ini, masyarakat dapat mulai membiasakan memilah sampah dari rumah sehingga volume sampah yang dibuang dapat berkurang dan lingkungan menjadi lebih bersih," ujarnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap masyarakat Kelurahan Amparita semakin memahami pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik serta mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI