SMART FISH BINA BARU, Upaya Mahasiswa KKN-T Unhas Manfaatkan Kolam Desa untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 12 Agustus 2026
SMART FISH BINA BARU, Upaya Mahasiswa KKN-T Unhas Manfaatkan Kolam Desa untuk Ketahanan Pangan

SMART FISH BINA BARU, Upaya Mahasiswa KKN-T Unhas Manfaatkan Kolam Desa untuk Ketahanan Pangan

Upaya memanfaatkan potensi desa untuk mendukung ketahanan pangan dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui program SMART FISH BINA BARU di Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Program bertajuk “Revitalisasi Kolam Terbengkalai melalui Budidaya Ikan Nila Skala Rumah Tangga untuk Mendukung Ketahanan Pangan Desa” ini memanfaatkan kembali kolam yang sebelumnya terbengkalai dan dipenuhi tanaman air serta tumbuhan liar.

Kegiatan diawali dengan pembersihan dan penataan kolam oleh mahasiswa KKN-T. Tanaman air dan tumbuhan liar yang menutupi sebagian permukaan kolam dibersihkan agar kolam kembali tertata dan dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan nila.

Setelah kolam siap digunakan, mahasiswa KKN-T mulai melakukan pemeliharaan ikan nila melalui pemberian pakan. Kepala Desa Bina Baru turut memberikan pakan ikan secara langsung sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program SMART FISH BINA BARU.

Kepala Desa Bina Baru, Dayadi, mengapresiasi langkah mahasiswa KKN-T yang memanfaatkan kembali kolam desa tersebut.

“Kami mengapresiasi mahasiswa KKN yang telah membersihkan dan mulai memanfaatkan kembali kolam ini. Kami berharap kolam ini terus berkembang, terawat, dan nantinya dapat dilanjutkan serta dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Bina Baru,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima Rabu (12/8/2026).

Mahasiswa KKN-T menyampaikan, pemanfaatan kolam menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi yang tersedia di desa agar memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Kami melihat kolam ini memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Karena itu, kami memulai dari pembersihan hingga pemeliharaan ikan nila. Harapan kami, kegiatan yang telah dimulai ini dapat diteruskan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah masa KKN selesai,” ujar mahasiswa KKN-T.

SMART FISH BINA BARU tidak hanya menjadi kegiatan revitalisasi kolam, tetapi juga langkah awal untuk mengembangkan budidaya ikan nila sebagai potensi pangan desa. 

Pemanfaatan kolam yang sebelumnya terbengkalai diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan sumber pangan secara mandiri.

Dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat, program ini diharapkan dapat terus dilanjutkan setelah masa KKN berakhir. Keberlanjutan pengelolaan kolam menjadi kunci agar potensi yang telah dihidupkan kembali dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi Desa Bina Baru.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...