Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin mengedukasi ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya konsumsi protein hewani yang aman dan higienis sebagai upaya mencegah stunting. Kegiatan berlangsung di Posyandu Mawar 3, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, pada 24 Juli 2026.
Program bertajuk "Pencegahan Stunting melalui Peningkatan Konsumsi Protein Hewani Aman dan Higienis" ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi keluarga, khususnya pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan periode penting bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan mahasiswa terhadap percepatan penurunan stunting di Kelurahan Uluale. Berdasarkan data UPT Puskesmas Lawawoi, dari 484 balita yang dipantau masih terdapat 20 balita mengalami stunting.
Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang dan keamanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi mengenai pengertian dan dampak stunting, konsep Isi Piringku, manfaat protein hewani bagi pertumbuhan anak, serta cara memilih, menyimpan, dan mengolah bahan pangan asal hewan secara aman dan higienis.
Edukasi juga dilengkapi dengan diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test.
Penanggung jawab kegiatan, Nahzwa Attalya dari Program Studi Kedokteran Hewan, mengatakan pemenuhan protein hewani tidak hanya ditentukan oleh jumlah konsumsi, tetapi juga keamanan pangan sejak proses pemilihan hingga pengolahan.
"Melalui edukasi ini kami ingin memberikan pemahaman kepada ibu hamil dan ibu balita bahwa protein hewani merupakan sumber zat gizi penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal apabila bahan pangan dipilih, disimpan, dan diolah dengan cara yang benar sehingga aman dikonsumsi," ujarnya.
Sementara itu, penanggung jawab kegiatan lainnya, Sabila Zahra Supardi dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, menuturkan pencegahan stunting memerlukan keterlibatan seluruh keluarga melalui penerapan pola makan bergizi seimbang sejak dini.
Ia berharap edukasi tersebut dapat mendorong masyarakat menerapkan konsep Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari sehingga kebutuhan gizi ibu dan anak dapat terpenuhi secara optimal.
Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai pemberian makanan bergizi bagi anak. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai stunting, manfaat protein hewani, serta pentingnya keamanan pangan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Kelurahan Uluale semakin menerapkan konsumsi protein hewani yang aman, higienis, dan bergizi dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat upaya pemerintah menurunkan angka stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI