SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Suci Eramdani Hasti, melaksanakan program kerja individu bertajuk “UANG CERDAS: Permainan Literasi Keuangan Berbasis Algoritma IF–THEN untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Anak Desa” di SD Negeri 5 Kulo, Desa Abbokongeng, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN-T 116 Universitas Hasanuddin di bawah bimbingan Muhammad Junaid, SP., MP., Ph.D., MCE.
Kegiatan edukasi dilaksanakan pada Sabtu (18/7/2026), mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, dengan melibatkan siswa-siswi SD Negeri 5 Kulo sebagai peserta. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai pengelolaan keuangan sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Program UANG CERDAS dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan literasi keuangan sejak usia sekolah dasar. Mahasiswa melihat bahwa anak-anak perlu dibekali kemampuan mengelola uang secara sederhana agar mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, memahami pentingnya menabung, serta terbiasa mengambil keputusan keuangan yang bijak sejak dini.
Untuk itu, konsep algoritma IF–THEN diterapkan dalam bentuk permainan edukatif sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa mengenai fungsi uang, perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, serta cara mengambil keputusan sederhana dalam menggunakan uang jajan.
Selanjutnya, mahasiswa memberikan materi singkat mengenai konsep dasar literasi keuangan yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan disertai contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
Setelah sesi penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti permainan UANG CERDAS. Dalam permainan ini, setiap kelompok diberikan uang mainan, kartu kebutuhan dan keinginan, kartu tantangan, serta papan permainan yang disusun berdasarkan alur keputusan menggunakan algoritma IF–THEN.
Melalui berbagai skenario yang diberikan, siswa diajak menentukan pilihan yang tepat, seperti apakah uang yang dimiliki sebaiknya digunakan untuk membeli kebutuhan, ditabung, atau ditunda penggunaannya apabila hanya untuk memenuhi keinginan.
Selama permainan berlangsung, mahasiswa memberikan pendampingan kepada setiap kelompok agar siswa memahami alasan di balik setiap keputusan yang mereka ambil. Metode ini tidak hanya melatih kemampuan berpikir logis dan sistematis, tetapi juga membangun kebiasaan mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab.
Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti sosialisasi dan permainan edukatif.
Hasil post-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu menjawab pertanyaan dengan lebih baik dibandingkan saat pre-test serta lebih memahami konsep kebutuhan, keinginan, pentingnya menabung, dan langkah-langkah mengambil keputusan keuangan sederhana.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga memberikan hadiah kepada kelompok dengan kerja sama terbaik dan kemampuan pengambilan keputusan paling tepat dalam permainan. Pemberian hadiah tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa untuk terus belajar dan menerapkan kebiasaan mengelola uang secara bijak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap literasi keuangan tidak lagi dipandang sebagai materi yang sulit dipahami oleh anak-anak, melainkan sebagai keterampilan hidup yang dapat dipelajari melalui aktivitas yang menyenangkan dan aplikatif.
“Saya berharap program UANG CERDAS dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi adik-adik. Melalui permainan berbasis algoritma IF–THEN, mereka tidak hanya belajar membedakan kebutuhan dan keinginan, tetapi juga belajar berpikir sebelum mengambil keputusan dalam menggunakan uang. Semoga kebiasaan baik ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan,” ujar Suci Eramdani Hasti.
Melalui program kerja ini, diharapkan siswa SD Negeri 5 Kulo memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya literasi keuangan serta mampu menerapkan kebiasaan mengelola uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi keuangan bagi anak-anak di Desa Abbokongeng, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI