Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti membawa misi kecil dengan dampak besar melalui edukasi kesehatan mata dan telinga bagi siswa UPT SD Negeri 1 Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Selasa (21/7/2026).
Melalui program bertajuk "Gercep Mata (Gerakan Cegah Kucek Mata) dan Telinga Sehat, Belajar Hebat", mahasiswa mengajak peserta didik membangun kebiasaan menjaga kesehatan indera sejak dini.
Kegiatan yang diikuti 32 peserta didik kelas III hingga kelas V ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai cara menjaga kesehatan mata dan telinga sejak dini sebagai upaya mencegah gangguan yang dapat memengaruhi kesehatan maupun proses belajar di sekolah.
Materi kesehatan telinga disampaikan oleh Nurul Azizah Jumadil, sedangkan materi kesehatan mata disampaikan oleh Enya Cahya Kirana.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi, sesi tanya jawab, permainan edukatif Ranking 1, serta evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.
Pada sesi edukasi kesehatan telinga, siswa diperkenalkan dengan bagian-bagian telinga beserta fungsinya, manfaat serumen sebagai pelindung alami telinga, bahaya mengorek telinga menggunakan cotton bud atau benda lain, serta cara menjaga kebersihan telinga yang benar.
Selanjutnya, pada sesi edukasi kesehatan mata, peserta memperoleh penjelasan mengenai bagian-bagian mata, fungsi pelindung alami mata, penyebab mata terasa gatal atau tidak nyaman, bahaya mengucek mata, penanganan awal saat mata kemasukan debu, serta kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan mata.
Permainan edukatif Ranking 1 menjadi bagian evaluasi sekaligus sarana meningkatkan partisipasi siswa. Peserta menjawab pertanyaan berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.
Lima peserta dengan nilai terbaik mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas pemahaman dan keaktifan mereka. Hadiah juga diberikan kepada beberapa siswa yang aktif bertanya, menjawab pertanyaan, dan berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
Selama kegiatan, peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Hal itu terlihat dari keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta mengikuti permainan edukatif hingga selesai.
Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa sederhana, disertai ilustrasi dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami peserta.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu menerapkan kebiasaan menjaga kesehatan mata dan telinga dalam kehidupan sehari-hari, seperti tidak mengucek mata, tidak mengorek telinga menggunakan benda apa pun, menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh area wajah, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan.
Program kerja ini menjadi salah satu bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan indera penglihatan dan pendengaran sejak usia sekolah.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI