Petakan Potensi dan Fasilitas Desa, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Cipotakari Smart Village Map

Sabtu, 15 Agustus 2026
Petakan Potensi dan Fasilitas Desa, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Cipotakari Smart Village Map

Petakan Potensi dan Fasilitas Desa, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Cipotakari Smart Village Map

Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Andi Zulfikran Alza, menghadirkan program “Cipotakari Smart Village Map: Penyusunan Peta Digital Potensi dan Fasilitas Desa Berbasis GIS” di Desa Cipotakari, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (13/8/2026).

Program ini menghadirkan informasi spasial desa yang terintegrasi untuk mendukung perencanaan pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi lokal Desa Cipotakari.

Desa Cipotakari memiliki beragam potensi dan fasilitas yang menunjang kehidupan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan hingga industri lokal, seperti pengeringan jagung, pencetakan rak telur, dan pembuatan tali rafia.

Namun, informasi mengenai lokasi dan sebaran potensi tersebut belum terdokumentasi secara terpadu dalam satu media informasi spasial.

Menjawab kebutuhan tersebut, Andi Zulfikran melakukan survei lapangan, pengumpulan data, verifikasi, serta pengolahan data spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS).

Data yang dihimpun mencakup batas administrasi, jaringan jalan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas umum, serta potensi ekonomi dan UMKM desa.

Hasilnya berupa peta digital berbasis Google My Maps yang dapat diakses melalui telepon seluler. Peta tersebut memuat lokasi berbagai fasilitas dan potensi desa serta dilengkapi QR Code untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi secara digital.

Selain peta digital, program ini menghasilkan peta cetak, atlas desa, dan buku panduan pembaruan peta digital. 

Buku panduan tersebut diserahkan kepada pemerintah desa sebagai pedoman untuk memperbarui informasi apabila terdapat perubahan, penambahan, maupun pengembangan data di kemudian hari.

Cipotakari Smart Village Map diharapkan memberikan manfaat bagi pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat. Bagi pemerintah desa, peta dapat menjadi salah satu media pendukung perencanaan pembangunan berbasis data.

Bagi pelaku UMKM, pemetaan lokasi usaha dapat membantu memperkenalkan potensi ekonomi lokal. Sementara bagi masyarakat, peta digital dapat mempermudah pencarian informasi mengenai fasilitas dan potensi yang terdapat di Desa Cipotakari.

Melalui program tersebut, KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menghadirkan pemanfaatan teknologi GIS yang sederhana dan mudah diakses untuk mendukung pengelolaan informasi Desa Cipotakari yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Pewarta: ANDI ZULFIKRAN ALZA (Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Unhas)

Editor: NURYADIN SUKRI 

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...