Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar sosialisasi Pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Pengelolaan Sampah Organik di SMPN 2 Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut menyasar siswa-siswi kelas 8 sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya dalam pengelolaan sampah organik dan menjaga ketersediaan air tanah.
Muh. Iswandi selaku penanggung jawab sekaligus pemateri program kerja individu menjelaskan, teknologi sederhana berupa lubang resapan biopori memiliki manfaat ganda bagi lingkungan.
Selain membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah, biopori juga dapat menjadi tempat pengolahan sampah organik seperti dedaunan dan sisa makanan menjadi kompos alami.
"Kebanyakan sampah organik seperti sampah dapur dan sampah dedaunan di sekitar kita masih diselesaikan dengan cara dibakar, yang justru memicu polusi udara. Melalui sosialisasi Lubang Resapan Biopori ini, kami ingin mengenalkan kepada para siswa bahwa sampah organik sebenarnya bisa dikembalikan ke tanah secara higienis, sekaligus menjaga ketersediaan air tanah di lingkungan sekolah maupun rumah," jelas Muh. Iswandi.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami proses kerja bakteri pelapuk dan cacing tanah dalam menguraikan sampah organik di dalam lubang biopori.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara perawatan agar lubang biopori dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pihak SMPN 2 Kulo mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas. Menurut salah satu guru, sosialisasi tersebut memberikan wawasan baru bagi siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan tanah serta air.
"Sosialisasi mengenai lubang resapan biopori ini sangat mendidik dan membuka mata anak-anak kita. Masalah sampah dan resapan air adalah tantangan nyata di lingkungan sekitar kita. Edukasi praktis seperti yang dibawakan Mas Iswandi memberi wawasan baru bagi siswa kelas 8 agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian tanah," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap para siswa SMPN 2 Kulo dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, asri, dan berkelanjutan.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI