Mendorong inovasi produk olahan pangan bernilai tambah (value added), Tim Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Nugget Sayur sebagai Upaya Inovasi Produk UMKM di Aula Kantor Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WITA tersebut dihadiri oleh 20 orang peserta yang terdiri dari warga masyarakat, termasuk pelaku UMKM Desa Damai.
Program kerja kelompok ini bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengolah komoditas hasil tani lokal yang melimpah, seperti kentang dan wortel, menjadi produk nugget sayur yang sehat, ekonomis, serta memiliki nilai jual.
Pada sesi pelatihan, Tim KKN Unhas mendemonstrasikan secara langsung tahapan pembuatan nugget sayur, mulai dari proses pembuatan adonan hingga teknik pengukusan selama kurang lebih 30 menit.
Setelah adonan matang, peserta diajak mempraktikkan proses pemotongan, pembaluran menggunakan tepung panir, hingga tahap penggorengan sampai menghasilkan nugget dengan warna kuning keemasan dan tekstur yang menarik.
Dalam penyampaiannya, Tim KKN Unhas menjelaskan, pengolahan wortel dan kentang menjadi nugget tidak hanya menjadi bentuk kreativitas dalam mengembangkan pangan lokal, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian desa.
Selain memiliki peluang usaha, produk nugget sayur juga menjadi alternatif makanan sehat bagi anak-anak dan keluarga karena dibuat dari bahan alami tanpa penggunaan bahan pengawet.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka aktif mengamati, berdiskusi, serta bertanya mengenai teknik penepungan agar nugget tidak mudah hancur saat digoreng hingga perhitungan estimasi modal untuk pengembangan usaha.
Melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Nugget Sayur ini, mahasiswa KKN Unhas berharap keterampilan yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan secara mandiri dari rumah serta mendorong lahirnya inovasi produk UMKM baru berbasis potensi lokal.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam meningkatkan kreativitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi warga Desa Damai secara berkelanjutan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan pencicipan hasil olahan nugget sayur sebagai simbol kebersamaan serta komitmen bersama dalam mengembangkan UMKM di Desa Damai.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI