Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Yuyun Syahira, mengajak peserta Sekolah Lansia Istiqomah di Desa Cipotakari, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mengikuti edukasi dan praktik Otago Exercise, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mencegah risiko jatuh melalui latihan fisik yang aman, sederhana, dan berbasis bukti ilmiah.
Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Lansia Istiqomah Desa Cipotakari ini diikuti para peserta lansia dengan penuh antusias.
Kegiatan juga mendapat dukungan dari pengelola Sekolah Lansia Istiqomah, perangkat desa, kader kesehatan, serta mahasiswa KKN yang berperan sebagai fasilitator selama pelaksanaan program.
Acara diawali dengan pembukaan. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan tujuan kegiatan kepada seluruh peserta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pre-test dan post-test yang masing-masing terdiri atas lima soal untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.
Dalam sesi edukasi, Yuyun menjelaskan pentingnya menjaga keseimbangan tubuh, kekuatan otot, dan mobilitas. Ketiga hal tersebut merupakan bagian penting dalam upaya mengurangi risiko jatuh pada lansia.
Ia melanjutkan, kejadian jatuh pada lansia dapat menimbulkan berbagai dampak. Mulai dari cedera ringan hingga patah tulang.
"Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas hidup dan kemandirian lansia. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan secara rutin," terangnya.
Sebagai bentuk intervensi, Yuyun memperkenalkan Otago Exercise. Latihan ini merupakan serangkaian gerakan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kekuatan otot tungkai, keseimbangan, koordinasi, serta kemampuan berjalan pada lansia.
Otago Exercise telah banyak direkomendasikan sebagai salah satu metode yang efektif dalam menurunkan risiko jatuh apabila dilakukan secara teratur.
Pada sesi praktik, peserta diajak mengikuti gerakan Otago Exercise secara bertahap. Seluruh latihan didampingi langsung oleh mahasiswa KKN.
Setiap gerakan diperagakan terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh para lansia sesuai kemampuan masing-masing.
Selama pelaksanaan latihan, mahasiswa turut memberikan koreksi terhadap postur dan teknik gerakan. Tujuannya agar latihan dilakukan dengan benar dan aman.
Pendekatan ini juga diharapkan membuat peserta mampu mempraktikkan kembali latihan tersebut secara mandiri di rumah.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait manfaat latihan, frekuensi pelaksanaan, serta cara menjaga keseimbangan dalam aktivitas sehari-hari.
Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kesadaran lansia akan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai bagian dari proses healthy aging.
Melalui program ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai faktor-faktor penyebab jatuh.
Mereka juga diharapkan memiliki keterampilan untuk melakukan latihan yang dapat meningkatkan keseimbangan dan kekuatan otot secara berkelanjutan.
Penerapan Otago Exercise secara rutin diharapkan mampu membantu lansia mempertahankan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Latihan ini juga diharapkan meningkatkan rasa percaya diri saat beraktivitas.
Program kerja individu ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. Khususnya pada kelompok lanjut usia.
Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, kader kesehatan, dan Sekolah Lansia Istiqomah diharapkan dapat terus berlanjut. Dengan demikian, program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Cipotakari.
Melalui kegiatan Pencegahan Risiko Jatuh melalui Penerapan Otago Exercise ini, diharapkan semakin banyak lansia yang memahami pentingnya menjaga keseimbangan tubuh.
Mereka juga diharapkan rutin melakukan latihan fisik sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mencegah risiko jatuh.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Sekaligus mendukung terwujudnya lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan produktif di Desa Cipotakari.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI