Eksekusi bola mati menjadi senjata kunci PS Nene Mallomo Sidrap kala menjamu Tahuna FC Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Sabtu (23/11/2019).
Laga leg kedua Kompetisi Liga 3 PSSI Putaran Regional Sulawesi berjalan alot di Stadion Ganggawa Sidrap.
Tuan rumah bahkan harus bermain sepuluh orang sejak pertengahan babak kedua, akibat akumulasi kartu kuning strikernya, Bruno Asek.
Pada akhirnya, PS Nemal berhak lolos ke putaran berikutnya setelah menang 3-1. Tiga gol tuan rumah diperoleh hasil memaksimalkan situasi bola mati.
Satu tendangan bebas plus dua penalti yang seluruhnya dieksekusi Mubarak Tahir, hanya bisa dibalas sekali pemain Tahuna FC.
Hasil itu mengantar anak asuh Coach Faisal Sinampe menang agregat 4-3 atas Tahuna FC. Pada laga pertama di Manado, PS Nemal tunduk 1-2.
Ketua Askab PSSI Sidrap, Soetarmi DM menyambut gembira hasil tersebut. Ia mengaku salut dengan perjuangan anak-anak Laskar Ganggawa, julukan PS Nemal.
"Meski bermain sepuluh orang mereka tetap bersemangat dan menjaga ritme permainan. Alhamdulillah, kemenangan bisa diraih," kata Soetarmi.
Ia juga mengapresiasi dukungan suporter PS Nene Mallomo yang memadati stadion yang berada di jantung Kota Pangkajene Sidrap itu.
"Terima kasih kepada masyarakat Sidrap atas dukungannya. Kita menang, dan pertandingan berjalan tertib," haturnya.
Pertandingan tersebut turut disaksikan Dandim 1420 Sidrap, Letkol J P Situmorang, Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono, Kadis Kominfo Sidrap, H Kandacong Mappile dan Kadis Pora Sidrap, Anis Dachlan.