Petani Mojong Gelar Mappadendang, Tradisi yang Merawat Syukur dan Persaudaraan

Minggu, 1 Nopember 2026
Petani Mojong Gelar Mappadendang, Tradisi yang Merawat Syukur dan Persaudaraan

Petani Mojong Gelar Mappadendang, Tradisi yang Merawat Syukur dan Persaudaraan

Rasa syukur atas hasil pertanian diwujudkan masyarakat Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui pesta panen atau mappadendang, Sabtu (31/10/2026).

Pesta panen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud syukur sekaligus bukti kuatnya semangat gotong royong para petani setelah melewati musim kemarau.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, hadir bersama Anggota DPRD Sidrap Dapil I Abdul Rahman, Asisten Ekbang Patahangi Nurdin, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Dinas Pemdes Andi Surya Praja, Kasatpol PP Andi Gusti, Camat Watang Sidenreng, serta Kepala Desa Mojong.

Mappadendang kali ini memiliki makna tersendiri. Selain menjadi tradisi setelah panen, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpelaku pertanian dari Desa Mojong, Desa Talumae, dan Kelurahan Empagae.

Pesta panen ini sepenuhnya terlaksana melalui dana swadaya para petani. Mereka secara bersama-sama menyisihkan hasil dan tenaga untuk menggelar kegiatan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil pertanian yang diperoleh.

Di tengah kondisi kemarau, keberhasilan petani memanen hasil sawah tidak lepas dari berbagai dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Sejumlah intervensi dilakukan, mulai dari pembangunan dan perbaikan irigasi tersier, Brigade Pangan, program IRPIP, pompa air, listrik masuk sawah, pembangunan embung, hingga pengerukan danau serta berbagai bantuan lainnya.

Dukungan tersebut dinilai sangat membantu petani menjaga ketersediaan air sehingga lahan pertanian tetap dapat berproduksi meskipun menghadapi musim kemarau.

Syaharuddin Alrif mengatakan, perhatian terhadap persoalan air bagi petani diwujudkan dengan turun langsung ke lapangan. 

Ia mengaku sudah berkali-kali datang ke wilayah tersebut untuk melihat kondisi pertanian sekaligus mencari solusi atas persoalan yang dihadapi petani.

“Tak terhitung berapa kali saya ke sini untuk melihat, menyusuri, dan membantu para petani, khususnya masalah air,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, persoalan pertanian tidak cukup hanya dibicarakan dari balik meja. Pemerintah harus hadir langsung untuk melihat kondisi petani dan memastikan berbagai kebutuhan mendasar, terutama air, dapat terpenuhi.

Ia pun mengapresiasi para petani Desa Mojong yang tetap menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. 

Pesta panen yang digelar secara swadaya, menurutnya, merupakan bukti rasa syukur masyarakat sekaligus kepedulian dalam menjaga tradisi dan mempererat persaudaraan.

“Pesta panen ini murni dari swadaya para petani. Ini bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.

Syaharuddin berharap semangat tersebut terus dipertahankan. Pemerintah Kabupaten Sidrap akan terus berupaya memberikan dukungan agar sektor pertanian semakin kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi masyarakat Mojong dan wilayah sekitarnya, mappadendang bukan sekadar pesta setelah panen. 

Tradisi tersebut menggambarkan bagaimana kerja keras, gotong royong, dukungan pemerintah, dan rasa syukur berpadu dalam menjaga keberlangsungan pertanian masyarakat.

Pewarta: REZKY MUBARAK 
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...