Sapi Inseminasi Buatan Milik Peternak Sidrap Diusulkan untuk Kurban Presiden

Jum'at, 15 Mei 2026
Sapi Inseminasi Buatan Milik Peternak Sidrap Diusulkan untuk Kurban Presiden

Sapi Inseminasi Buatan Milik Peternak Sidrap Diusulkan untuk Kurban Presiden

Sinergi antara teknologi inseminasi buatan (IB) dan ketelatenan peternak di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) membuahkan hasil membanggakan.

Seekor sapi jenis Brahman Cross milik Amirullah kini resmi diusulkan sebagai calon sapi bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia untuk Iduladha mendatang.

Sapi yang diberi nama "Mahmuddin" ini merupakan jenis Brahman Cross, hasil persilangan antara ras Brahman dan Limousin. 

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pembibitan dan Kesehatan Hewan, Andi Bustami, memberikan keterangan resmi terkait hal ini, Kamis (14/5/2026).

"Sapi ini telah melalui proses penggemukan intensif yang meningkatkan nilai ekonominya secara drastis," ujar Ahmad.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara ketelitian petugas inseminator di lapangan dengan ketelatenan peternak dalam melakukan pemeliharaan. 

"Sapi tersebut kini terus dipantau kesehatannya guna memastikan seluruh kriteria sebagai hewan kurban bantuan Presiden terpenuhi dengan baik," terang Ahmad.

Kualitas fisik dan bobotnya yang luar biasa, lanjut Ahmad, menjadikannya kandidat kuat untuk memenuhi standar bantuan hewan kurban kepresidenan.

"Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa teknologi inseminasi buatan mampu mendongkrak ekonomi keluarga peternak secara signifikan," tandas Ahmad.

Berdasarkan data yang dihimpun, sapi ini awalnya dibeli dari pemilik pertama saat berusia 10 bulan seharga Rp16 juta.

Setelah dipelihara selama kurang lebih dua tahun hingga mencapai usia 3 tahun 11 bulan, sapi tersebut kini ditawarkan dengan harga Rp95 juta. 

Kenaikan nilai jual yang mencapai ratusan persen ini membuktikan bahwa usaha penggemukan sapi hasil IB sangat menjanjikan untuk dikembangkan oleh masyarakat luas.

Pewarta: TIM

Editor: NURYADIN SUKRI 

 

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...