Kisah Inspiratif Empat Pemuda Lagading Mengubah Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Ekonomi Desa

Jum'at, 28 Agustus 2026
Kisah Inspiratif Empat Pemuda Lagading Mengubah Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Ekonomi Desa

Kisah Inspiratif Empat Pemuda Lagading Mengubah Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Ekonomi Desa

Desa tidak selalu identik dengan keterbatasan. Bagi empat pemuda di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), desa justru menjadi ruang untuk tumbuh, berkarya, dan membangun kekuatan ekonomi.

Berbekal potensi yang tersedia di sekitar mereka, Herianto, Angga Resky, Paddy, dan Suparman memilih mengembangkan usaha produktif di bidang yang berbeda. Ada yang menekuni peternakan puyuh, mengembangkan ternak sapi dan kerbau, memanfaatkan teknologi mekanisasi pertanian, hingga membudidayakan ikan air tawar.

Langkah mereka menunjukkan bahwa potensi lokal tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan dan aset ekonomi.

Mereka tidak menunggu peluang datang dari luar desa. Sebaliknya, mereka melihat apa yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai modal untuk menciptakan peluang baru.

Bagi Herianto, kandang puyuh bukan sekadar tempat memelihara ternak. Dari sana, ia menghasilkan telur yang memiliki nilai ekonomi dan menjadi bagian dari rantai usaha yang terus berjalan.

Sementara Angga Resky memilih mengembangkan sapi dan kerbau. Baginya, ternak bukan hanya hewan peliharaan, tetapi aset produktif yang dapat terus dikembangkan melalui pengelolaan yang baik.

Di sektor pertanian, Paddy menunjukkan bahwa dunia tani juga dapat berkembang melalui pemanfaatan teknologi. Kemampuan mengoperasikan alat mesin pertanian menjadi peluang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuka jasa bagi petani lain.

Adapun Suparman melihat sumber daya air sebagai peluang usaha. Melalui budidaya ikan nila dan ikan mas, ia mengubah kolam menjadi ruang produksi yang menghasilkan nilai ekonomi.

Keempat pemuda tersebut memiliki jalan usaha yang berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama: mengelola potensi desa menjadi sesuatu yang bernilai.

Kisah mereka menjadi gambaran bahwa pemuda desa memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ketika potensi sekitar dikelola dengan kreativitas, kerja keras, dan kemauan belajar, desa dapat menjadi tempat lahirnya berbagai peluang usaha.

Dari Lagading, empat pemuda membuktikan bahwa berkarya tidak selalu harus dimulai dari tempat yang jauh. Terkadang, masa depan justru dapat dibangun dari potensi yang tumbuh di tanah sendiri.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...