Sidrap Terbanyak, 29 Perpustakaan Sekolah Ikuti FGD Akreditasi di Makassar

Kamis, 22 Oktober 2026
Sidrap Terbanyak, 29 Perpustakaan Sekolah Ikuti FGD Akreditasi di Makassar

Sidrap Terbanyak, 29 Perpustakaan Sekolah Ikuti FGD Akreditasi di Makassar

Sebanyak 29 perpustakaan sekolah dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Akreditasi Perpustakaan Sekolah se-Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung dua hari, Rabu hingga Kamis (21–22/10/2026), di Ballroom Andalan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar.

FGD ini digelar dalam rangka meningkatkan pemahaman para pengelola perpustakaan sekolah mengenai standar akreditasi, tata kelola, serta mutu pelayanan perpustakaan. 

Melalui penguatan kapasitas tersebut, perpustakaan sekolah diharapkan dapat terus meningkatkan kualitasnya sehingga mampu mendukung pembudayaan kegemaran membaca dan literasi para peserta didik di daerah.

Dalam kegiatan ini, jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidrap turut memberikan pendampingan secara langsung. Tim dipimpin Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Suharya Angriani, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Andi Sammang, S.H., M.H., serta Kepala Bidang Layanan, Pengolahan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Abdul Muis, S.Sos.

Turut dalam tim, Pustakawan Ahli Muda, Nurhudayah, S.I.Pust., Pustakawan Ahli Pertama, Haslindah, S.I.Pust., serta Pengadministrasian Perpustakaan, Andi Muhammad.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidrap, Suharya Angriani menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi sekolah dari Kabupaten Sidrap dalam agenda akreditasi tingkat provinsi ini.

"Pada tahun 2026 ini, Kabupaten Sidrap menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak yang mengikuti akreditasi perpustakaan sekolah se-Sulsel, yakni mencapai 29 sekolah," ujar Suharya.

Menurut Suharya, capaian ini menjadi wujud komitmen dan dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat di Bumi Nene Mallomo.

"Peningkatan IPLM dan TKM tidak bisa lepas dari kualitas perpustakaan sekolah. Melalui FGD akreditasi ini, kita menargetkan tata kelola perpustakaan semakin profesional guna meningkatkan kegemaran membaca dan literasi daerah," tandas Suharya.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...