Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin.
Melalui program kerja “KANIE SEHAT” (Skrining Hipertensi, Asam Urat, Diabetes, dan Kolesterol Terintegrasi), mahasiswa melaksanakan skrining penyakit tidak menular bagi warga Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi posyandu, yakni Posyandu Sejati pada Kamis (6/8/2026) dengan jumlah peserta 46 warga dan Posyandu Sehati pada Jumat (7/8/2026) yang diikuti 21 warga.
Program KANIE SEHAT bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular, khususnya hipertensi, diabetes melitus, asam urat, dan kolesterol tinggi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, kadar kolesterol, serta pemeriksaan antropometri.
Setelah pemeriksaan, warga mendapatkan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan dan edukasi terkait pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular.
Masyarakat menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga turut menyampaikan keluhan kesehatan yang dialami, seperti nyeri pada tangan dan lutut yang terasa kaku hingga sulit digerakkan.
Menanggapi keluhan tersebut, A. Muhammad Reza Fitrah dari Program Studi Pendidikan Dokter Umum menjelaskan pentingnya pemeriksaan dini untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat.
“Keluhan nyeri pada tangan maupun lutut yang terasa kaku atau sulit digerakkan dapat menjadi salah satu indikasi meningkatnya kadar asam urat. Karena itu, pemeriksaan sejak dini penting dilakukan agar kondisi dapat diketahui lebih awal dan ditangani dengan tepat,” ujarnya.
Program KANIE SEHAT dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin dari berbagai bidang keilmuan, yakni Reza dan Andika (Pendidikan Dokter Umum), Edgina (Farmasi), Neneng (Pendidikan Dokter Hewan), Insani (Pendidikan Dokter Gigi), Naurah dan Naila (Kesehatan Masyarakat), serta Auliya (Fisioterapi).
Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan pelayanan promotif dan preventif, sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Kanie.
Melalui program KANIE SEHAT, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta mengenali risiko penyakit tidak menular sejak dini.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI