Inovasi SIPATUOKI Jadi Langkah Kolaboratif Sidrap Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026
Inovasi SIPATUOKI Jadi Langkah Kolaboratif Sidrap Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Inovasi SIPATUOKI Jadi Langkah Kolaboratif Sidrap Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Gerakan SIPATUOKI’ (Sidrap Peduli Warga Tidak Mampu dan Orang Miskin) menjadi inovasi kolaboratif untuk memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat rentan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Inovasi ini digagas oleh Takdir Ali, S.IP., M.AP., selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Penanganan Bencana, Warga Negara Migran dan Taman Makam Pahlawan Dinas Sosial Sidrap, bersama Karang Taruna sebagai pilar sosial.

Pemantapan inovasi Gerakan SIPATUOKI’ dilakukan melalui pertemuan yang melibatkan Dinas Sosial, Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Karang Taruna Sidrap, Rabu (17/6/2026), di kantor Dinas Sosial Sidrap.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Andi Soeharto beserta tim, bersama Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap Abdul Jabbar bersama sejumlah pengurus.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan dan implementasi SIPATUOKI’ sebagai inovasi daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

SIPATUOKI’ dipandang sebagai salah satu inovasi strategis yang tidak hanya mendorong efektivitas pelayanan sosial, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses pembangunan daerah. 

Kolaborasi antara pemerintah dan Karang Taruna dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan program-program sosial mampu menjangkau kelompok sasaran secara tepat, cepat, dan berkelanjutan.

Takdir Ali menjelaskan, Gerakan SIPATUOKI’ diarahkan untuk membantu warga yang membutuhkan dukungan, terutama masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni serta warga yang menjalani proses graduasi mandiri agar mampu memulai atau mengembangkan usaha.

“Inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dalam RPJMD Kabupaten Sidenreng Rappang 2025-2029, yang menekankan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” terangnya.

Ia menuturkan pelaksanaan inovasi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Asisten Pemerintah dan Kesra Muhammad Iqbal, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Kepala Bagian Ekonomi Haris Alimin, Karang Taruna, pilar-pilar sosial, serta masyarakat.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida, Andi Soeharto, menegaskan inovasi daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. 

“Oleh karena itu, dukungan lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat implementasi dan pengembangan SIPATUOKI’ ke depan,” tegasnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap, Abdul Jabbar, menyampaikan komitmen organisasi kepemudaan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan inovasi daerah. 

“Keterlibatan pemuda dalam SIPATUOKI’ merupakan wujud nyata kontribusi generasi muda dalam menghadirkan solusi sosial yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Bapperida, Dinas Sosial, dan Karang Taruna dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan sosial yang lebih merata di Kabupaten Sidrap.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...