Raihan predikat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Terbaik 2025 untuk Kawasan Sulawesi menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untuk terus memperluas implementasi digitalisasi daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) TP2DD serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Triwulan II Tahun 2026 yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Kabupaten Sidrap, Senin (29/6/2026).
Kegiatan dipimpin Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah. Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Bayu Martanto, Direktur Operasional dan Teknologi Informasi (TI) Bank Sulselbar Iswadi Ayub, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, serta perwakilan unsur Forkopimda.
Turut pula pemimpin Bank Sulselbar Sidrap bersama jajarannya, para asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian Setda, direktur rumah sakit, camat, sekretaris, kepala bidang, kepala UPT terkait, kepala pasar, serta Pranata Humas Kominfo.
Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan Pemkab Sidrap harus bekerja keras mempertahankan status TP2DD terbaik regional Sulawesi Selatan. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperluas digitalisasi agar memberikan dampak terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Juara sudah kita rebut, jadikan motivasi untuk mempertahankannya, sehingga digitalisasi daerah makin luas dan berdampak bagi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syaharuddin.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bank Sulselbar, dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi atas prestasi tersebut. Namun, ia mengingatkan agar capaian itu dijaga melalui kerja berkelanjutan.
“Kita harus menjaga stabilitas energi dan fisik, karena program ini berkelanjutan. Beres A lanjut B, perlu kontinuitas. Jangan cuma bagus dalam rapat, paling penting bagus dalam pelaksanaan di lapangan,” katanya.
Bupati selanjutnya menyebut digitalisasi di Sidrap telah merambah berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan QRIS. Ke depan, penggunaan transaksi digital akan terus diperluas, termasuk di pasar-pasar tradisional.
“Ke depan kita maksimalkan di pasar-pasar, termasuk penjual durian dan lainnya,” tambahnya.
Selain QRIS, Pemkab Sidrap juga telah menjalin kerja sama Kartu Kredit Indonesia (KKI) bersama Bank Sulselbar. KKI merupakan instrumen pembayaran nontunai milik pemerintah untuk transaksi belanja APBN/APBD secara digital yang mendukung pengelolaan keuangan daerah lebih cepat, transparan, dan tercatat dalam sistem.
Menutup arahannya, Bupati Syaharuddin juga meminta kesiapan seluruh jajaran untuk mempertahankan prestasi tersebut. “Siapkah Anda mempertahankan juara TP2DD?” tanya Syaharuddin.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab serentak oleh seluruh hadirin, “Siap!”
Senada dengan itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah meminta seluruh pihak terus melakukan sosialisasi penggunaan QRIS disertai pengawasan di lapangan agar implementasinya berjalan efektif. Ia menyebut masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera dibenahi.
Nurkanaah mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menerapkan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah secara nontunai melalui QRIS sebagai bentuk komitmen bersama mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Ia selanjutnya mengungkap, momentum pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajartan (Porsenijar) Sulawesi Selatan di Sidrap nantinya juga dapat menjadi peluang memperluas transaksi digital. Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 64.000 peserta dari seluruh Sulawesi Selatan.
“Jika mereka belanja di rumah makan, warung-warung masyarakat menggunakan QRIS, tentu jumlah transaksi nontunai akan sangat tinggi,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Bayu Martanto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Sidrap meraih predikat TP2DD terbaik 2025. Ia mengingatkan agar capaian tersebut diikuti dengan peningkatan kinerja dan perbaikan berkelanjutan.
“Selamat Sidrap juara TP2DD 2025, tapi jangan terlena dan terus berbenah,” kata Bayu.
Ia menilai Sidrap memiliki potensi besar untuk meningkatkan peringkat dan memanfaatkan momentum ekonomi digital. Menurutnya, tantangan utama bukan pada teknologi, melainkan aspek eksekusi.
Beberapa hal yang perlu diperkuat, kata Bayu, antara lain penyusunan roadmap yang lebih operasional dengan linimasa dan akuntabilitas jelas, optimalisasi program pendapatan asli daerah (PAD), penguatan sinergi pemerintah daerah, perbankan, dan pihak swasta, serta peningkatan kinerja tim TP2DD.
Ia juga menyoroti peran aparatur sipil negara (ASN) agar menjadi contoh dalam penggunaan dan promosi transaksi digital sehingga budaya digital dapat semakin terbentuk.
Direktur Operasional dan Teknologi Informasi Bank Sulselbar Iswadi Ayub mengapresiasi komitmen Pemkab Sidrap dalam menjalankan program TP2DD. Ia menyebut keberhasilan Sidrap meraih penghargaan tersebut menjadi bukti semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan.
“Bank Sulselbar berkomitmen menjaga dan mendukung layanan digital di daerah,” ujarnya.
Ia menyampaikan dukungan melalui berbagai layanan digital, seperti penerimaan QRIS dan virtual account. Menurutnya, digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga kolaborasi dan peningkatan sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala Bapenda Sidrap Muhammad Rohady Ramadhan dalam laporannya menyampaikan berbagai capaian program digitalisasi transaksi daerah.
Pada Triwulan II Tahun 2026, penerimaan pajak daerah telah 100 persen menggunakan kanal transaksi nontunai dengan total nilai mencapai Rp47.271.304.051. Sementara realisasi penerimaan retribusi melalui QRIS mencapai 59,39 persen dari total penerimaan Rp1.957.985.983.
Kegiatan HLM TP2DD juga dirangkaikan dengan penyerahan kotak amal berbasis QRIS sebagai bagian dari program digitalisasi rumah ibadah. Kotak amal tersebut diserahkan untuk Masjid Raya Rappang dan Masjid Darul Ridho Kompleks SKPD Sidrap.
Sejumlah hadirin turut mencoba penggunaan kotak amal digital tersebut dengan melakukan donasi melalui QRIS.
Pewarta: HARIYANTO BASRI
Editor: NURYADIN SUKRI