Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menghadiri penamatan dan pentas seni TK Negeri Idhata, Desa Cipokakari, Kecamatan Panca Rijang, Senin (15/6/2026). Kedatangan Bupati disambut meriah dengan penampilan drum band, tarian, serta lagu "Saromase" oleh para murid, guru, dan orang tua murid.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Panca Rijang Faradilla Bakri, Kabid PAUD Disdikbud Rahmat, Kepala Desa Cipokakari Zainal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus PKK Kecamatan Panca Rijang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pendidik dalam membina karakter anak sejak dini. Ia juga memuji kreativitas murid yang tampil memukau di pentas seni.
"TK Idhata Cipokakari lahir dan berkembang di tengah masyarakat kita. Alhamdulillah, bantuan kegiatan tambahan yang kita berikan tahun lalu membuahkan hasil nyata. Anak-anak tampil berani, cerdas, dan berkarakter. Ini bukti TK kita telah menjadi salah satu yang terbaik di kecamatan ini," ujar Syaharuddin.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua untuk menjaga kualitas pendidikan. Ia optimistis bahwa dengan sinergi yang berkelanjutan, TK Idhata Cipokakari berpotensi menjadi rujukan pendidikan tingkat kabupaten hingga provinsi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan komitmen pengembangan pendidikan dan infrastruktur di Desa Cipokakari.
"Semua akan kita perbaiki secara bertahap. Saya mohon masyarakat untuk bersabar. Selain itu, saya mengajak warga untuk selalu memakmurkan masjid, ajaklah anak, pasangan, serta masyarakat di sekitar kita untuk beribadah," tuturnya.
Kepala TK Negeri Idhata, Wardah, mengutarakan meski berada di desa prestasi murid di sekolahnya tidak kalah dengan sekolah di perkotaan. Ia menyatakan, anak didiknya rutin menjuarai berbagai perlombaan, bahkan pernah mewakili kabupaten ke tingkat provinsi.
Sementara itu, Kepala Desa Cipokakari, Zainal, mewakili masyarakat setempat menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati selama 1 tahun 6 bulan masa kepemimpinannya. Ia menyatakan dampak bantuan pembangunan di Desa Cipokakari sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Sepanjang tahun 2025-2026, paparnya, Desa Cipokakari menerima dukungan pembangunan yang signifikan untuk memperkuat infrastruktur dan sektor pertanian. Pada tahun 2025, bantuan yang direalisasikan mencakup pembangunan 25 titik sumur bor untuk pemenuhan air bersih, pencetakan sawah baru seluas 43,8 hektar, serta pembangunan satu unit Puskesmas Pembantu (Pustu) modern sebagai salah satu dari lima fasilitas serupa di Kabupaten Sidrap.
Selain itu, aksesibilitas warga ditingkatkan melalui pengecoran jalan sepanjang 350 meter. Dukungan tersebut berlanjut pada tahun 2026 dengan penambahan lima sumur bor bagi kelompok tani, pencetakan sawah baru seluas 20 hektar untuk empat kelompok tani, bantuan perbaikan irigasi saluran bagi dua kelompok tani, serta kelanjutan pembangunan pengecoran jalan sepanjang 360 meter yang bersumber dari pemerintah pusat.
“Bantuan ini langsung dirasakan manfaatnya petani, ibu-ibu, dan anak-anak sekolah. Sumur bor bantu air bersih, cetak sawah buka lahan baru, Pustu dekatkan layanan kesehatan, jalan cor mudahkan akses. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati atas kepeduliannya ke Desa Cipokakari,” tandasnya.
Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI