Suasana khidmat menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) saat kegiatan Yasinan Malam Jumat “Sidrap Berkah”, Kamis (10/9/2026) malam.
Kegiatan rutin tersebut kali ini diikuti warga Desa Bila, Kecamatan Dua Pitue. Turut hadir Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, sejumlah kepala OPD, Camat Dua Pitue, Kepala Desa Padangloang, Padangloang Alau, Salomallori, dan Salobukkang, serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Bupati menyampaikan, kegiatan Yasinan dan zikir bersama tersebut menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus memohon keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Sidrap.
“Tujuannya supaya kegiatan ini terus kita jaga dan kita niatkan baik-baik. Agar dengan doa kita semua, dengan bacaan yasinan, zikir, akhirnya Allah SWT memberikan berkah untuk masyarakat Sidrap dan memberikan ampunan bagi warga masyarakat Sidrap,” jelasnya.
Ia berharap doa bersama yang rutin dilaksanakan itu menjadi ikhtiar agar berbagai kegiatan positif terus tumbuh di Sidrap, sementara hal-hal negatif dapat ditinggalkan dan masyarakat diberikan hidayah untuk berbuat lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas kondisi pertanian di Kecamatan Dua Pitue yang tetap menunjukkan hasil baik di tengah dampak kemarau El Nino yang melanda sejumlah wilayah.
“Kecamatan Dua Pitue kita bersyukur. Saya lihat, saya pantau, saya hadiri semuanya. Patut bersyukur. Kemarin panen di Padangloang sekitar 11 ton 900. Di Bila rata-rata bagus. Yang sawah irigasi bagus, sawah tadah hujan harus berjuang. Tapi secara umum di Dua Pitue bagus semua,” ungkapnya.
Meski demikian, Pemkab Sidrap tetap menyiapkan bantuan bagi wilayah yang masih membutuhkan dukungan, khususnya Desa Tacimpo dan Desa Bila Riawa yang kondisi lahannya belum optimal.
“Insya Allah tahun ini dan tahun depan kita akan bantu dengan program Listrik Masuk Sawah atau Pompanisasi, supaya berikutnya tidak terkena kekeringan,” tambahnya.
Bupati menyebut, luas sawah di Kecamatan Dua Pitue mencapai 5.796 hektare. Dari jumlah tersebut, lahan yang terdampak kemarau hanya sekitar 50 hingga 100 hektare.
Menurutnya, sektor pertanian Dua Pitue juga mencatat capaian ekonomi yang menggembirakan. Berdasarkan perhitungan BPS, hasil pertanian Kecamatan Dua Pitue tahun ini diperkirakan mencapai Rp1 triliun 94 miliar dari dua kali panen, yakni April dan September.
“Untuk perbandingan, tahun 2024 uang dari hasil pertanian Dua Pitue hanya Rp380 miliar. Tahun 2025 naik jadi Rp1 triliun 30 miliar. Kalau 2026 ini Rp1 triliun 94 miliar. Ini lompatan luar biasa,” sebut Bupati.
Selain pertanian, Bupati juga menyampaikan rencana lanjutan pemasangan lampu jalan setelah pengerjaan di Watang Pulu selesai. Program tersebut akan berlanjut ke wilayah Salomallori, Padang Loang, Padang Loang Alau, hingga Lancirang.
“Supaya nanti dari Pangkajene ke Kanyuara sampai ke Bila kondisi jalan kita terang semua,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan Kabupaten Sidrap.
Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI