Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memimpin apel sore gabungan yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pompa air kepada kelompok tani terdampak kemarau El Niño serta penerimaan Tim Pajero Lovers di Lapangan Kompleks SKPD, Kamis (10/9/2026).
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, anggota DPRD Sidrap, serta diikuti seluruh ASN, PPPK, dan tenaga kontrak lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Dalam amanatnya, Syaharuddin menyampaikan apel gabungan menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati juga menyampaikan perhatian terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara. Ia meminta seluruh ASN kembali memperkuat etos kerja dan tidak mengulangi kebiasaan lama yang dapat menurunkan kinerja organisasi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah telah berupaya memenuhi hak dan kesejahteraan ASN, mulai dari pembayaran gaji yang berjalan lancar hingga pemenuhan berbagai hak lainnya. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur menunjukkan tanggung jawab melalui kinerja yang baik.
“Saya minta introspeksi diri. Yang memiliki masalah segera diperbaiki. Jangan sampai perilaku yang kurang baik memengaruhi rekan kerja lainnya,” tegasnya.
Syaharuddin juga meminta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif membangun kerja tim dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
“Bangun orkestrasi, perkuat super tim. Kita sudah bagus di 2025 dan 2026, jangan ada yang ingin kembali ke pola kerja sebelumnya,” ujarnya.
Syaharuddin selanjutnya mengatakan, selama beberapa bulan terakhir dirinya lebih banyak turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak kemarau El Niño.
Menurutnya, dari sekitar 51 ribu hektare pertanaman komoditas andalan masyarakat Sidrap tahun 2026, dampak kemarau hanya terjadi pada sekitar 4 ribu hingga 5 ribu hektare atau sekitar 9–10 persen. Sementara sekitar 90 persen lainnya masih dapat diselamatkan hingga masyarakat tetap bisa melakukan panen.
“Alhamdulillah, dibandingkan beberapa daerah lain, kondisi Sidrap masih bisa kita jaga. Ini berkat kerja keras petani, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang ikut melakukan berbagai upaya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD teknis yang telah bekerja menjaga sektor pertanian Sidrap.
Ia menyebutkan, bantuan pompa air diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada kelompok tani yang terdampak. Bantuan tersebut diserahkan secara kolektif kepada kelompok tani, termasuk sekitar 400 kelompok tani khususnya di wilayah terdampak.
“Bantuan ini kita berikan agar langsung dirasakan masyarakat. Pompa air harus dimanfaatkan dan dijaga dengan baik sehingga ketika kondisi seperti ini terjadi kembali, bisa segera digunakan,” jelasnya.
Syaharuddin menyebutkan, Kecamatan Kulo menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dengan distribusi bantuan pompa air, termasuk dukungan program listrik masuk sawah yang membantu penyelamatan pertanaman.
Ia juga menyampaikan rencana penambahan sarana pendukung pertanian ke depan agar petani semakin siap menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu.
“Kita akan terus fasilitasi sarana dan prasarana pertanian. Target kita meningkatkan produktivitas hingga mencapai satu juta ton gabah Sidrap pada 2027,” ungkapnya.
Selain penyerahan bantuan, Bupati juga menyambut kedatangan Tim Pajero Lovers yang berkunjung ke Kabupaten Sidrap.
Ia mempersilakan para tamu menikmati berbagai potensi daerah, termasuk suasana panen di sejumlah wilayah Sidrap.
Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI