?> Tim Unhas Mulai Dampingi Sidrap untuk Entaskan Kemiskinan

Selamat datang di website resmi pemerintah Kabupaten Sidrap

BERITA

Tim Unhas Mulai Dampingi Sidrap untuk Entaskan Kemiskinan

SIDRAP -- Langkah Bupati Sidrap, H Rusdi Masse untuk menjadikan Sidrap sebagai daerah yang nol persen angka kemiskinannya ternyata buka sekedar ungkapan saja. Saat ini Tim dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar telah turun melakukan pendampingan terhadap Pemkab Sidrap.

Saat ini pihak LP2M Unhas sudah berada di Kabupaten Sidrap. Kedatangan mereka sebagai bentuk tindak lanjut dari memorandum of understanding (MoU) antara Pemkab Sidrap dengan oihak LP2M Unhas dalam rangka pengentasan kemiskinan. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Perempuan dan Pelindungan Anak, Patahangi Nurdin untuk melaksanakan hasil kesepakatan kerja sama itu, saat ini tim dari LP2M Unhas sudah mulai turun ke Sidrap. Kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD).
Kegiatan FGD itu lanjut mantan Cmat Kulo ini dilakukan untuk mengetahui permasalahan dan penyebab kenapa masyarakat miskin serta usaha atau kegiatan apa yang ingin dikerjakan oleh mereka yang masuk kategori miskin.  


"Nantinya dari hasil kajian dari tim pakar LP2M Unhas itulah yang akan ditindak lanjuti oleh pihak Pemkab Sidrap,"kata Patahangi.
Saat ini lanjut Patahangi, tim dari Unhas itu telah keliling kecamatan untuk melaksanakan FGD. Kegiatan itu akan berlangsung hingga ada rekomendasi dan hasil kajian yang akan dilaksanakan pihak Pemkab Sidrap.
Sebelumnya Bupati Sidrap, H Rusdi Masse mengaku sangat optimis jika mendapat pendampingan dari Unhas income perkapita masyarakat Sidrap bisa mencapai Rp 50 juta di tahun 2018 mendatang. 
"Kita sangat yakin dengan program pendampingan Unhas ini dan dengan dijadikannya Kabupaten Sidrap sebagai daerah pelaksanaan program pengabdian masyarakat untuk mewujudkan pembangunan dari berbagai sektor kita optimis Sidrap akan semakin maju,"katanya.
Dan sebagai bukti keseriusannya, orang nomor satu di Sidrap ini komitmen menaikkan anggaran pendampingan tersebut. Hal itu sangat beralasan sebab selama ini Ketua DPW Nasdem Sulsel ini mengaku kontribusi Unhas sudah dirasakan selama hampir dua periode menahkodai Sidrap.  

"Selama ini kita memang tidak pernah alpa menjalin kerjasama dengan Unhas,"katanya.
Hasilnya, ada berbagai perkembangan yang telah di capai Sidrap, seperti pertumbuhan ekonomi di tahun 2015 yang tumbuh sebesar 8,02 persen. Lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi di Sulsel.Selain itu, indeks pembangunan manusia 68,14, meningkat 1,47 dari tahun sebelumnya, dan mengakat rangking Sidrap dari posisi 8 ke posisi 7 di Sulsel. Selanjutnya, presentase jumlah penduduk miskin terendah di Sulsel, tingkat pengangguran menurun dari 7,62 persen tahun 2013, turun menjadi 6,20 persen.
"Untuk 2015, pendapatan perkapita masyarakat mencapai Rp30 juta. Jadi dengan adanya kerjasama ini kami berkeyakinan bahwa masyarakat Sidrap nantinya akan mampu mencapai tingkat pendapatan perkapita sebesar Rp50 juta sebelum akhir 2018 mendatang," ucapnya. 
Dengan pertimbangan itulah sehingga Rusdi Masse kembali menggandeng Unhas dalam melakukan pendampingan kegiatan pemberdayaan masyarakat maupun penanggulangan kemiskinan di Sidrap. 

Bagikan: